Advertisement
Penyesalan Habib Bahar Seusai Menganiaya Anak
Habib Bahar bin Smith - Wikipedia
Advertisement
Harianjogja.com, BANDUNG - Persidangan kasus penganiayaan anak dengan terdakwa Habib Bahar bin Smith mengungkapkan fakta baru.
Habib Bahar bin Smith yang merupakan salah satu pentolan FPI itu pernah meminta Muhammad Mahdi alias Habib Mahdi kerabatnya yang dijadikan saksi dalam persidangan untuk melakukan mediasi usai melakukan pengeroyokan terhadap dua remaja.
Advertisement
Dikatakan Mahdi dalam persidangan lanjutan yang digelar Pengadilan Negeri (PN) Bandung di Gedung Arsip dan Perpustakaan, Jalan Seram, Kota Bandung, Kamis (16/5/2019), Bahar menyesali apa yang dilakukannya kepada dua remaja itu.
"Saya di telepon dia (Bahar), ia menyesali apa perbuatannya," kata Mahdi.
BACA JUGA
Mahdi pun berangkat menemui kedua korban. yang saat itu masih di rawat di RS Polri. Di ruang perawatan, Mahdi mengaku bertemu dengan Cahya (korban Bahar) beserta kedua orang tuanya.
"Di situ orangtua korban legowo, bahkan mereka bilang meskipun dipukuli itu pelajaran (kepada Cahya)," ucapnya.
Dalam pertemuan itu pun diketahui juga, jika yang melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian yakni orang tua dari Zaki, yang juga korban dari pengeroyokan Bahar.
Setelah bertemu Cahya, ia pun menemui Zaki yang berbeda kamar perawat dengan Cahya. Saat ditemui Zaki seorang diri, tak ada keluarga yang memenemani.
Mahdi berbincang pada Zaki, terkait mediasi yang diminta Bahar kepadanya. Namun begitu, Zaki mengatakan tidak dapat mencabut laporannya. Hal itu dikarenakan laporan itu dibuat oleh orangtuanya.
"Kami berusaha mencari orangtuanya (Zaki) tetapi Habib Bahar keburu dipanggil dan tidak pulang lagi," ucap Mahdi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Atraksi Naik Gajah Dilarang, Warga Diminta Melapor
- Kemensos Benahi PBI BPJS Kesehatan, 54 Juta Warga Belum Terdaftar
- Survei Indikator: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Januari 2026
- Pandji Dijadwalkan Jalani Peradilan Adat Toraja 10 Februari 2026
- Datangi Rumah Duka YB, Gubernur NTT: Negara Lalai Lindungi Anak Miskin
Advertisement
Operasi Keselamatan Progo 2026, Ribuan Pelanggar Kena Tegur
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Indonesia Bidik Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028
- Dinar Candy Tunda Tampil di Malang, Hormati Peringatan 1 Abad NU
- Indonesia Lolos ke Putaran Final Davis Cup 2026
- Mobil Listrik Perdana Karya Siswa SMKN 2 Wonosari Tampil di Smakadano
- Thailand Kembali Mencoblos di Tengah Krisis Politik Berkepanjangan
- Survei Indikator: 79,9 Persen Publik Puas Kinerja Presiden Prabowo
- PDIP DIY Matangkan Pola Kaderisasi Lewat Workshop Ideologi
Advertisement
Advertisement



