Penyesalan Habib Bahar Seusai Menganiaya Anak

Habib Bahar bin Smith - Wikipedia
16 Mei 2019 19:47 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, BANDUNG - Persidangan kasus penganiayaan anak dengan terdakwa Habib Bahar bin Smith mengungkapkan fakta baru.

Habib Bahar bin Smith yang merupakan salah satu pentolan FPI itu pernah meminta Muhammad Mahdi alias Habib Mahdi kerabatnya yang dijadikan saksi dalam persidangan untuk melakukan mediasi usai melakukan pengeroyokan terhadap dua remaja.

Dikatakan Mahdi dalam persidangan lanjutan yang digelar Pengadilan Negeri (PN) Bandung di Gedung Arsip dan Perpustakaan, Jalan Seram, Kota Bandung, Kamis (16/5/2019), Bahar menyesali apa yang dilakukannya kepada dua remaja itu.

"Saya di telepon dia (Bahar), ia menyesali apa perbuatannya," kata Mahdi.

Mahdi pun berangkat menemui kedua korban. yang saat itu masih di rawat di RS Polri. Di ruang perawatan, Mahdi mengaku bertemu dengan Cahya (korban Bahar) beserta kedua orang tuanya.

"Di situ orangtua korban legowo, bahkan mereka bilang meskipun dipukuli itu pelajaran (kepada Cahya)," ucapnya.

Dalam pertemuan itu pun diketahui juga, jika yang melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian yakni orang tua dari Zaki, yang juga korban dari pengeroyokan Bahar.

Setelah bertemu Cahya, ia pun menemui Zaki yang berbeda kamar perawat dengan Cahya. Saat ditemui Zaki seorang diri, tak ada keluarga yang memenemani.

Mahdi berbincang pada Zaki, terkait mediasi yang diminta Bahar kepadanya. Namun begitu, Zaki mengatakan tidak dapat mencabut laporannya. Hal itu dikarenakan laporan itu dibuat oleh orangtuanya.

"Kami berusaha mencari orangtuanya (Zaki) tetapi Habib Bahar keburu dipanggil dan tidak pulang lagi," ucap Mahdi.

Sumber : Okezone.com