Kementerian PU Bangun Lapangan Bola Berstandar Internasional di 25 SR
Kementerian PU membangun lapangan sepak bola standar internasional di 25 Sekolah Rakyat lengkap dengan jogging track dan fasilitas olahraga.
Gedung KPK/JIBI-Abdullah Azzam
Harianjogja.com, JAKARTA – Sjamsul Nursalim, tersangka kasus SKL BLBI, kembali mangkir untuk kedua kalinya dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sjamsul diduga merugikan negara sebesar Rp4,58 triliun.
Pada 2018, nama Sjamsul masih masuk daftar 50 orang terkaya di Indonesia versi Forbes. Kekayaannya ditaksir mencapai USD810 juta atau setara Rp11,34 triliun. Lalu apa bisnis yang digeluti oleh Sjamsul Nursalim?
Pria berusia 78 tahun itu saat ini tinggal di Singapura, meski sebagian bisnisnya masih berjalan di Indonesia. Merupakan anak dari penjual karet, bisnis Sjamsul saat ini tersebar di sektor properti, batu bara, dan ritel.
Salah satu perusahaannya, yaitu Gajah Tunggal Group. Meski nama Sjamsul tidak tertera sebagai pemilik perusahaan, kuat dugaan Sjamsul merupakan pemilik produsen ban itu. Gajah Tunggal memegang sejumlah merek ban seperti GT Radial, IRC, dan Zeneos.
Dalam laporan keuangannya, sebesar 49,5 persen saham Gajah Tunggal dikuasai oleh Denham Pte Ltd, perusahaan yang berbasis di Singapura. Denham merupakan anak usaha Giti Tire yang dikuasai Sjamsul.
Dalam persidangan tipikor yang digelar 30 Juli 2018, Gajah Tunggal dan anak usahanya diketahui menjadi salah satu aset milik Sjamsul yang dijaminkan untuk membayar utang BLBI.
Sjamsul adalah salah satu obligor BLBI lewat Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) yang dimilikinya. Saat itu sekira 80 persen dari bantuan bank sentral justru dimanfaatkan untuk kepentingan Gajah Tunggal.
Gajah Tunggal juga memiliki sejumlah anak usaha, di antaranya PT Softex Indonesia (pembalut wanita), PT Filamendo Sakti (produsen benang), dan PT Dipasena Citra Darmadja (tambak udang, sewa gudang).
Kemudian Sjamsul menguasai saham Polychem Indonesia yang sebelumnya bernama GT Petrochem. Dalam laporan keuangan, 25 persen saham produsen poliester ini dimiliki Gajah Tunggal dan 10,42 persen dimiliki PT Satya Mulia Gema Gemilang.
Perusahaan yang disebut terakhir diketahui juga menguasai saham mayoritas Mitra Adiperkasa, usaha yang menaungi sejumlah merek ritel ternama seperti Sogo, Zara, Sport Station, Starbucks, hingga Burger King.
Selain itu, Sjamsul juga memiliki saham di Tuan Sing Holdings, perusahaan properti yang berbasis di Singapura. Perusahaan tersebut mengembangkan properti komersial dan industri di China dan Singapura.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Kementerian PU membangun lapangan sepak bola standar internasional di 25 Sekolah Rakyat lengkap dengan jogging track dan fasilitas olahraga.
Persik Kediri menang 2-0 atas Garudayaksa FC berkat dua gol Jose Enrique pada pekan kedua Super League 2026/2027.
Pemkab Kulonprogo membentuk tim verifikasi dan validasi aset gerai KDMP agar proses serah terima sesuai administrasi dan tidak menimbulkan persoalan.
Samsung mencatat perpindahan pengguna iOS ke Galaxy Z Fold8 naik 1,6 kali saat Apple mulai masuk pasar ponsel lipat.
Iran lolos semifinal AVC Men's Volleyball Continental 2026 setelah mengalahkan Chinese Taipei 3-1. Satu tiket tersisa diperebutkan Jepang-India.
Mengusung konsep private villa premium, The Kharma Villas Yogyakarta menghadirkan empat tipe unit dengan pilihan satu hingga tiga kamar tidur.