Advertisement
Prabowo Dipastikan Bisa Menjawab Pertanyaan 'Musiman'
Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto di Istora Senayan, kamis (22/11/2018). - Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Badan Pemenangan Nasional (BPN) meyakini Prabowo Subianto-Sandiaga Uno siap menghadapi debat nanti malam, kamis (17/1/2019). Keduanya bahkan dinilai siap menjawab pertanyaan seputar isu pelanggaran hak asasi manusia (HAM).
Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Priyo Budi Santoso selaku Wakil Ketua BPN calon pasangan nomor urut 02 tersebut.
Advertisement
"Secara natural akan kita jawab, termasuk pertanyaan 'musiman' [isu pelanggaran HAM]. Setiap musim pemilu pasti muncul. Kalau muncul lagi, kami sudah siapkan jawaban, karena problematika itu sudah clear," ujar Priyo di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis.
Kendati demikian, sekretaris jenderal Partai Berkarya itu tidak yakin pertanyaan isu pelanggaran HAM akan muncul dalam debat pertama pilpres malam nanti. Pasalnya, kesepakatan debat tidak akan menanyakan terkait kasus.
"Pertanyaan apa pun, beliau [Prabowo] siap. Tapi saya enggak yakin akan dapatkan pertanyaan seperti itu. Pada dasarnya kami tak akan menanyakan yang sifatnya personal, karena ini debat negarawan. Kalau dari sisi kami, tak bertanya sifat personal, tapi substansi visi-misi," terang Priyo.
Mantan wakil ketua DPR RI ini mengungkapkan, sesi debat yang paling menarik berada di segmen terakhir. Pasalnya, masing-masing paslon bakal melemparkan pertanyaan yang belum diketahui publik maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) sendiri.
"Di dua segmen terakhir, baik capres maupun cawapres, boleh bertanya. Ini yang menarik, karena sampai hari ini tidak ada yang tahu satu pun, kecuali beliau masing-masing dan Tuhan," imbuh Priyo.
Adapun tema debat seputar hukum, HAM, terorisme, dan antikorupsi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
- KPK Duga Modus CSR Dipakai dalam Aliran Dana Wali Kota Madiun
- OTT Madiun Seret Kepala Daerah hingga Swasta, Ini Rinciannya
- Guru dan Murid di Jambi Adu Jotos, Kasus Berujung Laporan ke Polda
Advertisement
Teriakan Minta Tolong Ungkap Dugaan Penyiksaan di Karangwuni
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Tragedi N-Max Bonceng Tiga: Dua Pelajar Tewas di Sanden Bantul
- Kapten Vietnam U-23 Alami Cedera ACL, Menangis Bukan Karena Rasa Sakit
- Petani Pesisir Gunungkidul Mulai Panen Padi Gogo di Lahan Kering
- Putri Kusuma Wardani Melaju ke 16 Besar
- Potongan Jenazah Korban Ketiga Pesawat ATR IAT Ditemukan
- VinFast Kenalkan Motor Listrik Mirip Honda Vario dengan Baterai Swap
- Keselamatan Terancam, KBM SDN Kokap Direlokasi ke Eks SD Kanisius
Advertisement
Advertisement



