Advertisement
Prabowo Jadi Tamu Kehormatan di Reuni 212
Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto di Istora Senayan, kamis (22/11/2018). - Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Panitia Reuni Akbar Persaudaraan Alumni 212 tidak mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara reuni 212 di Monas, Jakarta, pada Minggu, 2 Desember 2018. Hal itu ditegaskan Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Ma'arif.
"Rapat terakhir kemarin sore ada juga masukan dari ulama-ulama serta arahan imam besar akhirnya panitia memutuskan tidak mengundang secara tertulis ke Pak Jokowi dengan berbagai pertimbangan yang ada," kata Slamet dalam acara MNC Trijaya “Seberapa Gereget 212” di D'consulate Resto dan Louge, Jakarta, Sabtu (1/12/2018).
Advertisement
Meski demikian, penyelenggara reuni 212 mengundang Prabowo Subianto sebagai tamu kehormatan dalam acara tersebut. Undangan disampaikan dalam bentuk lisan kepada ajudan dari calon presiden (capres) nomor urut 02 itu.
"Sampai sekarang belum mengirimkan undangan tertulis dan sampai hari ini saya belum ketemu Prabowo karena masih di luar negeri kata ajudannya. Jadi dua-duanya belum ada kepastian baik Prabowo atau Sandiaga untuk hadir di acara besok," jelas Slamet.
BACA JUGA
Menurut dia, pertimbangan tidak diundangnya Kepala Negara lantaran dinilai dirinya tidak antusias dengan acara reuni 212 tersebut. Jokowi, sambung dia, juga dinilai kurang bersyukur lantaran berkumpulnya umat Islam di Monas untuk berzikir dan bertahajud bersama untuk menguatkan ukhuwah Islamiyah bangsa Indonesia.
"Kemudian kita masih melihat penegakan hukum, penegakan keadilan belum bisa dilaksanakan dengan baik kemudian juga kriminalisasi terhadap ulama belum ada penyelesaian," tuturnya.
Slamet menambahkan, tidak diundangnya Jokowi juga karena tidak ingin mengganggu kekhidmatan reuni 212. Pasalnya, Kepala Negara memiliki protokoler dan pengamanan super ketat yang dinilai dapat mengganggu kekhusyukan selama berlangsungnya acara itu.
"Tidak bisa dipungkiri bahwa besok yang hadir masih banyak yang kecewa dengan kebijakan Pak Jokowi saat ini dan dikhawatirkan nanti memunculkan hal-hal yang tidak diinginkan yang membuat Pak Jokowi jadi tidak nyaman," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Ze Valente Akui Masih Punya Ikatan Emosional dengan PSS Sleman
- Jadwal Proliga 2026 Hari Ini: Popsivo vs Medan, Bhayangkara Main
- Suzuki Gandeng Capcom, Hadirkan DR-Z4S Monster Hunter Edition
- Agenda Event, Pariwisata, Konser dan Olahraga, 8 Januari 2026
- Akuisisi AI Manus oleh Meta Disorot, China Evaluasi Kontrol Ekspor
- Ekonom UMY Proyeksikan Ekonomi DIY 2026 Tumbuh di 4,9-5,5 Persen
- KUHAP Baru Berlaku, Satpol PP Bantul Masih Tunggu Aturan Teknis
Advertisement
Advertisement





