Advertisement
Terkait Pemukulan Demonstran oleh Pengawal Macron, Mendagri Prancis Akan Hadapi Parlemen
Menteri Dalam Negeri Prancis Gerard Collomb - REUTERS/Lisi Niesner
Advertisement
Harianjogja.com, PARIS-Menteri Dalam Negeri Prancis Gerard Collomb akan ditanyai oleh anggota parlemen pekan depan karena pemerintah menghadapi kecaman yang meningkat atas cara mereka mendisiplinkan pengawal utama Presiden Emmanuel Macron yang terekam video memukuli seorang pengunjuk rasa pada May Day.
Collomb akan ditanyai oleh anggota majelis rendah pada Senin (23/7/2018) dan oleh Senat pada hari Selasa (24/7/2018), pekan depan.
Advertisement
Alexandre Benalla, yang lama bertugas di sisi Macron, ditahan polisi untuk diperiksa pada Jumat (20/7/2018), setelah video amatir yang dirilis menunjukkan dia, pada protes 1 Mei di Paris, mengenakan helm kerusuhan dan tanda polisi ketika sedang tidak bertugas.
Benalla pada awalnya diskors selama 15 hari dan diizinkan untuk kembali bekerja. Di bawah tekanan, kepresidenan Prancis mengatakan pada Jumat bahwa mereka telah memutuskan untuk memulai prosedur pemecatan.
BACA JUGA
Anggota parlemen telah meluncurkan penyelidikan parlemen atas insiden itu sendiri, hukuman awal, dan kegagalan pihak berwenang untuk melaporkan Benalla segera ke pengadilan. Jaksa Paris juga telah membuka penyelidikan awal.
Dalam rekaman, yang dirilis pada Rabu oleh surat kabar Le Monde, Benalla terlihat menyeret seorang wanita menjauh dari protes dan kemudian memukul seorang demonstran laki-laki. Pada Jumat, media Prancis merilis video kedua yang menunjukkan Benalla juga menganiaya wanita itu.
Pria lain yang muncul bersamanya dalam sebuah video amatir juga ditahan.
Tiga perwira polisi lainnya juga diskors pada Jumat, termasuk dua orang yang diduga memberikan rekaman kejadian ke Benalla awal pekan ini, dan ditahan.
Kritikus Macron menyebut respons tertunda presiden sebagai tanda khas bahwa ia tidak dapat dihubungi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : REUTERS
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa Darat M3,1 Guncang Pasaman, Getaran Terasa hingga Bukittinggi
- BGN dan Kemensos Matangkan Penyaluran MBG bagi Lansia dan Disabilitas
- BPJS Kesehatan Jelaskan Mekanisme Reaktivasi PBI JKN, Begini Caranya
- Ormas Islam Pahami Alasan Prabowo Masukkan RI ke Dewan Perdamaian
- Seleksi Sekolah Rakyat Dimulai, Kemensos Siapkan Kuota 30 Ribu Siswa
Advertisement
Lebih dari 126 Ribu Warga Sleman Peserta JKN Nonaktif, Ini Sebabnya
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
- Bus Rombongan Ibadah Terbalik di Brasil, 15 Tewas Termasuk Tiga Anak
- Fina Mahardhika Luncurkan Buku Reflektif, Siap Diolah Jadi Pertunjukan
- AFC Umumkan Kandidat Piala Asia 2031, Indonesia Tantang Negara Besar
- Nyadran Makam Sewu Wijirejo Bantul Digelar 9 Februari 2026
- Ini Skema Lengkap THR PNS 2026, Dari Nominal hingga Jadwal Cair
- Imlek 2026, KAI Daop 6 Percantik Stasiun Yogya dengan Lampion Merah
Advertisement
Advertisement



