Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa
Nusron Wahid kembali mangkir dari pemeriksaan KPK. Penyidik mempertimbangkan pemanggilan ulang hingga jemput paksa dalam kasus Rp106,3 miliar.
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menerima audiensi dari Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (30/10/2026)/dok.Istimewa\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA—Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bersama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto membahas penguatan pemberantasan narkoba hingga tingkat desa. Kolaborasi Polri dan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) tersebut juga mencakup program pendampingan warga menganggur melalui Polisi Peduli Pengangguran (Poliran).
Pembahasan itu berlangsung dalam audiensi Yandri Susanto dengan Kapolri di Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta, Jumat (30/10/2026). Salah satu perhatian utama kedua pihak adalah peredaran narkotika yang dinilai dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah perdesaan.
Suyudi mengatakan peningkatan sinergi antara Polri dan Kemendes PDT diperlukan untuk menjalankan sejumlah program yang menyentuh langsung persoalan masyarakat desa. Dua program yang menjadi pembahasan adalah Desa Bersinar (Desa Bersih Narkoba) dan Poliran.
Desa Bersinar Jadi Upaya Tekan Peredaran Narkoba
Dalam pertemuan tersebut, pemberantasan narkoba menjadi salah satu fokus kerja sama yang dibahas. Polri bersama Kemendes PDT berencana memaksimalkan program Desa Bersinar agar setiap desa dapat dinyatakan bersih dari peredaran narkoba.
Suyudi menjelaskan narkotika, obat-obatan terlarang, dan minuman keras merupakan sejumlah faktor yang dapat memicu persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Terkait dengan narkotika, narkoba ya, obat-obatan terlarang dan minuman keras, yang mana ketiga hal ini, ini senantiasa menjadi trigger, menjadi pemicu terjadinya gangguan kamtibmas yang lain," ujar Suyudi di Mabes Polri.
Melalui program Desa Bersinar, upaya pemberantasan narkoba diharapkan dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat desa. Dengan demikian, desa menjadi salah satu sasaran penting dalam penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Poliran Sasar Warga Menganggur dan Mantan Pengguna Narkoba
Selain pemberantasan narkoba, Kapolri juga membahas program Polisi Peduli Pengangguran atau Poliran. Program ini dirancang untuk membantu warga desa memperoleh keterampilan agar lebih siap memasuki dunia kerja.
Dalam pelaksanaannya, kepolisian akan mendampingi perangkat desa untuk mengidentifikasi dan melatih warga yang membutuhkan pekerjaan. Setelah mengikuti pelatihan, peserta akan dihubungkan dengan Kementerian Tenaga Kerja serta perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
Suyudi menjelaskan kerja sama dengan perusahaan nantinya dilakukan melalui nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS).
"Kemudian kita latihkan, lalu kita kerjasamakan dengan Kementerian Tenaga Kerja. Kemudian kita salurkan, ya, kepada perusahaan-perusahaan yang memang membutuhkan, ya, yang kita kerjasamakan dengan MOU dan PKS," imbuhnya.
Menurut Suyudi, Poliran menjadi salah satu langkah untuk menekan potensi gangguan kamtibmas yang berkaitan dengan tingginya angka pengangguran.
Program tersebut juga diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang memiliki ketergantungan terhadap narkotika setelah menjalani rehabilitasi. Mereka diharapkan memiliki kesempatan untuk mendapatkan pelatihan dan pekerjaan.
Poliran Disiapkan untuk Diluncurkan Secara Nasional
Meski telah dibahas bersama Kemendes PDT, Suyudi menyebut Poliran saat ini masih dalam tahap persiapan. Kepolisian tengah menyiapkan peluncuran program tersebut agar dapat dijalankan secara nasional.
"Nah nanti ini ada launching-nya yang akan kita lakukan secara nasional, ya, saat ini sedang kita persiapkan dan harapan kita masyarakat yang pengangguran tadi termasuk orang-orang yang ketergantungan, ya, ketergantungan terhadap narkotika, ya, setelah dia direhabilitasi," pungkasnya.
Dengan sasaran warga menganggur dan masyarakat yang telah menjalani rehabilitasi ketergantungan narkotika, Poliran diharapkan dapat menghubungkan upaya menjaga keamanan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Kemendes PDT Siapkan Sinergi dengan 10 Asosiasi Desa
Sementara itu, Mendes PDT Yandri Susanto menyambut positif rencana kolaborasi tersebut. Dia menilai Poliran memiliki keterkaitan dengan program Kemendes PDT bertajuk 12 Aksi Bangun Desa, Bangun Indonesia.
Menurut Yandri, kementeriannya juga memiliki program desa ekspor dan desa tematik yang berpotensi menyerap banyak tenaga kerja. Program-program tersebut dinilai dapat disinergikan dengan Poliran untuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat perdesaan.
"Jadi kalaulah ini kita padu-padankan dengan poliran, maka insyaallah program ini akan sukses. Jadi kami Pak Kapolri, terima kasih, ini akan kami follow-up dan kami akan sinergikan dengan 10 asosiasi desa," ujar Yandri.
Kemendes PDT selanjutnya akan menindaklanjuti rencana kerja sama tersebut dengan menyinergikannya bersama 10 asosiasi desa.
Kolaborasi Polri dan Kemendes PDT ini mencakup dua persoalan yang menjadi perhatian di wilayah perdesaan, yakni pemberantasan peredaran narkoba melalui Desa Bersinar serta penguatan kesempatan kerja melalui Poliran. Kedua program tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya desa yang lebih aman sekaligus meningkatkan pemberdayaan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Nusron Wahid kembali mangkir dari pemeriksaan KPK. Penyidik mempertimbangkan pemanggilan ulang hingga jemput paksa dalam kasus Rp106,3 miliar.
Pengurus Golkar tingkat kapanewon mendesak Musda Gunungkidul segera digelar setelah tertunda hampir setahun sejak dijadwalkan pada November 2025.
Kapolda DIY Langgeng Purnomo meminta maaf atas penggunaan gas air mata dan water cannon saat pengamanan demo Sumpah Pemuda di Malioboro.
KAI Commuter mempercepat pengadaan 8 trainset KRL melalui PMN dengan mempertimbangkan kapasitas industri dan kebutuhan penumpang.
KPK menggeledah Bea Cukai Semarang dan Kanwil Bea Cukai Jateng-DIY, menyita dokumen, barang elektronik, serta uang tunai.
Kapolri dan Mendes PDT memperkuat kerja sama memberantas narkoba di desa melalui Desa Bersinar serta menyiapkan program Poliran.