El Nino Mengintai, Harga Pangan 2027 Perlu Diwaspadai
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Foto ilustrasi seismograf pencatat getaran gempa. - Foto dibuat oleh AI StockCake
Harianjogja.com, DENPASAR—Aktivitas kegempaan di Bali sepanjang 2025 tercatat masih cukup tinggi setelah Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mencatat ratusan gempa bumi terjadi di Pulau Dewata.
BBMKG Wilayah III mencatat sebanyak 547 gempa bumi terjadi di Bali selama 2025. Dari jumlah tersebut, 10 kejadian di antaranya dilaporkan dirasakan oleh masyarakat, meski sebagian besar berkekuatan kecil.
Mayoritas gempa bumi yang terjadi didominasi magnitudo di bawah 3 dengan kedalaman dangkal hingga 60 kilometer. Aktivitas kegempaan tertinggi tercatat pada November 2025 dengan 115 kejadian gempa bumi.
"Dari total jumlah kejadian itu, 10 gempa diantaranya dirasakan," kata Kepala BBMKG Wilayah III Cahyo Nugroho di Denpasar, Bali, Minggu.
Pusat Gempa Regional (PGR) III mencatat jumlah gempa bumi itu lebih rendah dibandingkan jumlah gempa bumi yang terjadi pada tahun 2024 yang saat itu mencapai 582 kali dengan mayoritas kekuatan magnitudo di bawah 3.
Ia merinci pada tahun 2025 aktivitas kegempaan sama dengan tahun 2024 yaitu didominasi gempa bumi berkekuatan magnitudo di bawah 3 dengan kedalaman dangkal hingga kurang dari atau sama dengan 60 kilometer, yaitu sebanyak 331 kejadian.
Sepanjang tahun 2025, lanjut dia, jumlah kejadian gempa bumi terbanyak terjadi pada November 2025 sebanyak 115 kali gempa bumi.
Sedangkan gempa bumi dengan magnitudo paling besar mencapai 5,4 terjadi pada 17 April 2025 dengan episenter berjarak 303 kilometer arah tenggara Kuta Selatan, Kabupaten Badung, dengan intensitas yang dirasakan hingga ke Lombok dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Sementara itu untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara, PGR III mencatat berdasarkan data seismisitas wilayah Provinsi Bali, NTB, dan sebagian NTT, selama 2025 ada 6.215 kejadian gempa bumi, sebanyak 67 kejadian diantaranya gempa bumi yang dirasakan.
Pada periode itu, kata dia, aktivitas kegempaan didominasi gempa bumi juga sama yakni berkekuatan magnitudo di bawah 3, dengan kedalaman dangkal hingga kurang dari atau sama dengan 60 kilometer yaitu 4.875 kejadian.
Ada pun kejadian gempa bumi terbanyak di tiga provinsi itu terjadi pada Januari yaitu sebanyak kejadian 795 gempa bumi. BBMKG mengimbau masyarakat Bali tetap waspada terhadap potensi gempa bumi serta terus mengikuti informasi resmi guna meminimalkan risiko bencana geologi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
KPK mengecek aset glamping 1,5 hektare di Ciater, Subang, yang diduga milik polisi Yayat Sudrajat dan terkait kasus suap Pemkab Bekasi.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Polisi memperluas pemeriksaan kasus dugaan pungli food truck di Alkid Jogja. Hingga 30 September 2026, 14 orang telah dimintai keterangan.
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.