Advertisement
Wali Kota New York Kecam Trump soal Serangan ke Venezuela
Zohran Mamdani - Instagram
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Wali Kota New York Zohran Mamdani mengecam keras Presiden AS Donald Trump atas serangan militer ke Venezuela yang berujung pada penangkapan Nicolas Maduro.
Hal itu dibuktikan dengan langkah berani dari Zohran Mamdani dengan menelepon langsung Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.
Advertisement
Mamdani menyampaikan penentangan keras atas serangan militer AS ke Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro pada awal Januari 2026.
Zohran Mamdani, yang baru saja dilantik sebagai Wali Kota Muslim pertama dalam sejarah New York pada 1 Januari 2026, menegaskan bahwa aksi militer tersebut merupakan upaya penggulingan rezim yang melanggar hukum.
BACA JUGA
Mengutip laporan dari Anadolu, Mamdani secara tegas menyatakan keberatannya langsung kepada sang Presiden.
"Saya menelepon Presiden dan berbicara secara langsung dengannya untuk menyampaikan penentangan saya terhadap tindakan ini," ujar Mamdani.
Ia menekankan bahwa upaya mengganti pemerintahan negara lain secara paksa merupakan pelanggaran terang-terangan, baik terhadap hukum federal Amerika Serikat maupun hukum internasional.
Sebelum melakukan pembicaraan telepon, Mamdani telah melontarkan kritik pedas melalui akun media sosial X miliknya. Ia menyebut serangan militer AS ke Ibu Kota Caracas sebagai tindakan "menabuh genderang perang".
Mamdani juga mengungkapkan bahwa dirinya telah mendapatkan pengarahan mengenai rencana penahanan Maduro beserta istrinya di sebuah fasilitas federal yang berlokasi di New York. Hal inilah yang memicu kekhawatiran mengenai stabilitas keamanan di kota yang ia pimpin.
Mamdani menyoroti bahwa dampak dari upaya penggulingan rezim ini tidak hanya dirasakan di Venezuela, tetapi juga berimbas pada warga Venezuela yang tinggal di luar negeri, termasuk puluhan ribu orang di New York.
"Fokus saya adalah keselamatan mereka dan seluruh warga New York. Pemerintahan saya akan terus memantau situasi dan mengeluarkan panduan yang sesuai bagi warga," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Tol Baru dan Mudik Gratis Gerus Penumpang Terminal Wates Kulonprogo
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
- Libur Lebaran Ramai, Kamar Hotel DIY Justru Banyak Kosong
- Tak Semua Orang Perlu Multivitamin Ini Kata Ahli Gizi
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- Ambisi Calafiori Bawa Timnas Italia Akhiri Kutukan Absen Piala Dunia
- Satoria Hotel Yogyakarta Hadirkan Paket Halalbihalal Magical Raya
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
Advertisement
Advertisement







