Final DBL: Olifant Paksa BOSA Berjuang hingga Akhir, Raphael Marantika Bersinar
Raphael Marantika mencetak 12 poin dan 7 rebound saat Olifant bangkit mengejar BOSA sebelum kalah 53-60 di final DBL Jogja 2026.
Foto ilustrasi getaran gempa tercatat pada seismograf. - istock
Harianjogja.com, JOGJA— Gempa bumi magnitudo 4,3 mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (1/9/2026) sore. Getaran gempa dirasakan warga di sejumlah wilayah, termasuk Kota Sukabumi dan Bandung.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa Cianjur tersebut terjadi pada pukul 17.53.11 WIB. Adapun pisenter gempa berada di darat, sekitar 10 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur.
Gempa tersebut berpusat pada koordinat 6,91 Lintang Selatan (LS) dan 107,10 Bujur Timur (BT), dengan kedalaman hanya 5 kilometer. Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, BMKG mengategorikan gempa tersebut sebagai gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif.
Getaran paling kuat dilaporkan dirasakan di wilayah Cianjur dengan skala intensitas III–IV MMI. Pada skala tersebut, guncangan dapat dirasakan banyak orang yang berada di dalam rumah.
Gempa juga terasa di Kota Sukabumi, Cibadak, Nagrak, Warungkondang, Cimahi, dan Cilaku dengan intensitas II–III MMI.
Sementara itu, warga di Kota Bandung, Cibubur, dan Sukaraja merasakan getaran dengan intensitas II MMI.
BMKG menjelaskan intensitas II MMI berarti getaran dirasakan oleh beberapa orang. Pada kondisi tersebut, benda-benda ringan yang tergantung dapat ikut bergoyang.
Adapun intensitas III MMI menunjukkan getaran sudah terasa nyata di dalam rumah dan sensasinya dapat menyerupai getaran akibat truk yang melintas.
Hingga pukul 18.15 WIB, BMKG belum menerima laporan mengenai kerusakan bangunan yang ditimbulkan gempa Cianjur tersebut.
Pemantauan BMKG juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan hingga waktu tersebut.
Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada dan tidak mudah mempercayai informasi yang tidak berasal dari sumber resmi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk mengikuti perkembangan aktivitas gempa melalui kanal komunikasi resmi lembaga tersebut.
Gempa Cianjur dengan magnitudo 4,3 ini menjadi salah satu aktivitas kegempaan yang dirasakan di wilayah Jawa Barat pada Selasa sore. Dengan kedalaman pusat gempa yang relatif dangkal, getarannya dapat dirasakan hingga wilayah yang berada cukup jauh dari titik episenter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Raphael Marantika mencetak 12 poin dan 7 rebound saat Olifant bangkit mengejar BOSA sebelum kalah 53-60 di final DBL Jogja 2026.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Jumat 17 Oktober 2026 tersedia untuk 5 rute. Simak jam keberangkatan dan tarif Rp80.000 per penumpang.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu, 17 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu, 17 Oktober 2026. Tersedia 10 perjalanan dengan keberangkatan dari kedua arah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu, 17 Oktober 2026, dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 17 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.