Fasilitas Transportasi NTT Rusak Diguncang Gempa, Ini Penanganannya

Newswire
Newswire Sabtu, 29 Agustus 2026 14:57 WIB
Fasilitas Transportasi NTT Rusak Diguncang Gempa, Ini Penanganannya

Kerusakan jalan akibat gempa M7,7 NTT di Jalur Pantai Utara, Pulau Flores, NTT. /Istimewa-Dok. KKN UMY.

Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Perhubungan mempercepat perbaikan sejumlah fasilitas transportasi yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Perbaikan dilakukan bertahap untuk memulihkan konektivitas, layanan transportasi masyarakat, serta distribusi logistik di wilayah terdampak.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan fasilitas yang terdampak meliputi terminal, bandara, dan pelabuhan.

"Kita lakukan perbaikan ya. Jadi seperti di NTT ada terminal, bandara, kemudian pelabuhan yang terdampak (gempa), itu kita mulai perbaiki," kata Dudy setelah menghadiri peringatan Maulid Nabi bersama Mitra Driver Gojek sekaligus pelepasan 70 Mitra Driver Legend Gojek secara simbolis di Jakarta, Jumat (28/8/2026) malam.

Menurut Dudy, kerusakan pada sejumlah fasilitas transportasi akibat gempa tidak tergolong parah. Kendati demikian, perbaikan tetap dilakukan secara bertahap agar fungsi fasilitas publik dapat segera kembali normal.

Perbaikan terutama menyasar bagian bangunan yang mengalami retakan serta puing-puing akibat runtuhan. Langkah tersebut dilakukan agar fasilitas transportasi dapat kembali digunakan untuk mendukung mobilitas masyarakat.

"Memang nggak banyak (yang rusak), cuma di terminal aja. Nanti dalam waktu segera kita perbaiki. retak-retakan kemudian puing-puing yang yang runtuh segera kita perbaiki," bebernya.

Dudy mengatakan pemerintah terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat penanganan fasilitas transportasi yang terdampak. Terminal, bandara, dan pelabuhan menjadi bagian dari infrastruktur yang diperbaiki sesuai tingkat kerusakan dan kebutuhan di lapangan.

Perbaikan tersebut dinilai penting untuk menjaga konektivitas masyarakat sekaligus mendukung mobilitas warga dan pengiriman bantuan ke daerah terdampak gempa.

Distribusi Logistik NTT Tetap Berjalan

Dudy memastikan kerusakan fasilitas transportasi tidak sampai menghambat arus logistik di NTT. Distribusi barang dan kebutuhan masyarakat masih berlangsung hingga saat ini.

Kendala sempat muncul pada sejumlah jalur darat setelah longsor menutup akses menuju beberapa wilayah terdampak gempa di Pulau Flores.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Kementerian Perhubungan mendorong pemanfaatan jalur laut sebagai alternatif distribusi logistik. Kapal dapat digunakan untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses melalui jalur darat akibat kerusakan atau tertutupnya jaringan jalan.

Dudy menilai karakteristik Flores sebagai wilayah kepulauan menjadi salah satu keuntungan dalam menjaga kelancaran distribusi. Jalur laut dapat dimanfaatkan ketika akses darat mengalami gangguan sehingga kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak tetap dapat dipenuhi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online