Advertisement
Macan Gunung Lawu Turun ke Permukiman Warga Serang Sejumlah Ternak
Ilustrasi Macan - YouTube
Advertisement
Harianjogja.com, KARANGANYAR- Hewan buas dikabarkan turun ke permukiman warga di lereng Gunung Lawu, Karanganyar, Jawa Tengah.
Warga Dusun Sendang, Desa Sepanjang, Tawangmangu, Karanganyar merasa resah dengan beredarnya kabar macan yang selama ini mendiami lereng Gunung Lawu turun ke permukiman warga.
Advertisement
Keresahan tersebut ditambah dengan laporan adannya tujuh hewan ternak milik warga yang mati seperti habis dimangsa hewan buas.
Belum lagi, hewan ternak yang hilang secara mendadak. Kabar kemunculan hewan buas yang selama ini ada di lereng Gunung Lawu pun dibenarkan oleh pihak Polsek Tawangmangu, Karanganyar.
Menurut Kapolsek Tawangmangu AKP Ismugiyanto, pihaknya telah mendapatkan laporan adannya macan yang turun kepemukiman.
BACA JUGA
Bahkan ada salah satu masyarakat bernama Arjo Paimin, warga RW 11 Dusun Sendang, mengaku sempat diserang macan saat dirinya memergoki hewan buas itu tengah masuk ke dalam kandang hewan peliharaannya.
"Salah seorang peternak bernama Arjo Paimin pada Rabu malam tengah membuat keranjang di rumahnya. Saat tengah membuat keranjang, dia mendengar ada keributan di kandang kambing yang berada di sebelah rumahnya. Karena penasaran, Arjo mengecek kandang. Saat itu dia melihat seekor macan masuk dalam kandang," papar Ismu, Jumat (2/11/2018).
Melihat kehadiran manusia, Macan itupun lari. Arjo pun menemukan 3 ekor kambing dalam kondisi sekarat setelah mendapat gigitan pada bagian leher.
"Sehari sebelumnya, kejadian serupa juga dialami peternak bernama Karto Wagiyo. Karto baru tahu kalau hewan ternak kambingnya diserang macan, saat hendak memberi makan kambingnya yang berada dalam kandang," ujar Ismu.
Seperti halnya Arjo, Karto pun menemukan empat ekor kambingnya mati dan kambing miliknya yang lain dalam kondisi sekarat.
Menyusul adannya serangan macan dan untuk meredam kecemasan warga, pihaknya, ungkap Ismu, menggelar patroli bersama Koramil, BKSDA dan Perhutani.
Meski begitu, Ismu meminta agar masyarakat tetap waspada saat beraktifitas. Selain itu, pihaknya pun mengimbau agar warga memperkuat kandang miliknya.
"Kami tengah menyelidiki turunnya macan ini. Dan kami menghimbau agar masyarakat tetap waspada dan kalau bisa kandang hewan ternaknya di buat yang kuat," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Jenazah Pilot ATR 42-500 Andy Dahananto Disambut Haru di Tigaraksa
- Tetangga Kenang Farhan, Copilot ATR yang Tewas di Bulusaraung
- Bulog Bakal Pakai Beras Premium untuk MBG dan Batalion TNI
- Tidak Boleh Tokoh Fiksi, Pekerjaan di KTP Diatur Ketat, Ini Daftarnya
- Banjir Kiriman Ciliwung Rendam Kebon Pala Jakarta
Advertisement
Advertisement
Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan
Advertisement
Berita Populer
- Pelatih PSS: Hasil Imbang Lawan Persipura Jadi Poin Penting
- Pelaku Industri Perikanan DIY Dilibatkan dalam Program MBG
- Cek Jam Berangkat KA Prameks Jogja-Kutoarjo Hari Ini
- KA Bandara YIA Reguler dan Xpress, Ini Jadwal Terbarunya
- Hasil Bundesliga Pekan ke-19: Bayern Kalah, Leipzig Bangkit Tandang
- Prakiraan Cuaca di Jogja 25 Januari 2026, Hujan dan Gelombang Sedang
- Bus DAMRI Jogja-YIA, Cek Jadwal Lengkap 25 Januari 2026
Advertisement
Advertisement




