Advertisement
Trump: Konflik AS-Iran Berlanjut Selama Masih Diperlukan
Foto ilustrasi rudal atau peluru kendali. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan konflik antara Amerika Serikat dan Iran belum dapat dipastikan kapan akan berakhir. Trump menegaskan Washington siap melanjutkan operasi militer selama masih diperlukan untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump kepada wartawan ketika ditanya mengenai kemungkinan berakhirnya konflik yang melibatkan AS, Iran, dan sekutu-sekutunya di kawasan Timur Tengah.
Advertisement
"Saya tidak bisa memberi tahu Anda itu. Maksud saya, saya punya ide sendiri... [Konflik dengan Iran] itu akan berlangsung selama masih diperlukan," kata Trump.
Ketegangan antara kedua negara meningkat setelah pada 28 Februari lalu Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di wilayah Iran, termasuk di ibu kota Teheran. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan fasilitas serta menimbulkan korban sipil.
BACA JUGA
Pemerintah Iran kemudian membalas serangan tersebut dengan meluncurkan serangan ke wilayah Israel dan fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Aksi balasan itu semakin memperbesar eskalasi konflik yang kini menjadi perhatian dunia internasional.
Pada tahap awal operasi militer, Amerika Serikat dan Israel menyebut serangan yang mereka lakukan sebagai langkah “preemtif”. Kedua negara menilai operasi tersebut diperlukan untuk merespons ancaman dari program nuklir Iran.
Namun, dalam perkembangan berikutnya, kedua negara juga menyampaikan keinginan untuk melihat perubahan kekuasaan di Iran sebagai bagian dari tujuan strategis mereka.
Dalam rangkaian konflik tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dilaporkan tewas pada hari pertama operasi militer gabungan AS–Israel. Pemerintahan Republik Islam Iran kemudian menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari atas wafatnya pemimpin tertinggi negara tersebut.
Situasi keamanan di kawasan Timur Tengah hingga kini masih terus berkembang, dengan berbagai negara dan organisasi internasional memantau dampak konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran terhadap stabilitas regional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Polisi Ungkap Kronologi Kebakaran Tewaskan Satu Keluarga di Jakbar
- TNI AD Kerahkan 209 Personel Evakuasi Heli Jatuh di Kalbar
- Wajah TNI Tersangka Teror Air Keras Akan Terungkap di Sidang
- Kejagung: Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Terima Suap Rp1,5 Miliar
- Tragedi Kahramanmaras: Siswa Tembaki Kelas, Telan 9 Korban Jiwa
Advertisement
Bansos Sapa Bantul Rp1,4 Miliar, 1.000 Warga Terima Bantuan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih 2026, Cek Syarat dan Linknya
- Mobil China Melesat, Penjualan Naik 79 Persen di Indonesia
- Pemadaman Listrik Jogja 17 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- TNI AD Kerahkan 209 Personel Evakuasi Heli Jatuh di Kalbar
- Cek Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat Ini
- Bahaya Bernapas Lewat Mulut Saat Tidur dan Olahraga
- Tenang! Gejala ISPA Bisa Diatasi di Rumah, Ini Syaratnya
Advertisement
Advertisement






