Tak Jadi Cawapres Prabowo, AHY Ajak Pendukungnya Terima Realitas dan Ikhlas

Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) pemenangan Pemilu Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan orasi politik di Jakarta, Jumat (3/8 - 2018). (Antara/Hafidz Mubarak A)
10 Agustus 2018 13:17 WIB Septina Arifiani News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA –Partai Demokrat akhirnya menggelar jumpa pers untuk mengklarifikasi dukungannya dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019.

Pada jumpa pers di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Mega Kuningan, Jakarta itu, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berbicara untuk memberikan keterangan terkait arah koalisi Partai Demokrat, Jumat (10/8/2018).

Agus yang sebelumnya sempat santer disebutkan akan mendampingi Prabowo Subianto sebagai calon wakil presiden periode 2019-2024 mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan untuknya. Namun, ia mengaku ikhlas dengan keputusan Prabowo yang akhirnya memilih Sandiaga Uno.

"Saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang menginginkan dan mendukung saya maju di pilpes 2019. Saya belum memiliki peluang untuk maju sebagai cawapres, sebagaimana yang diharapkan kader Demokrat dan sebagian masyarakat,” katanya sebagaimana dipantau di siaran Breaking News TV One, Jumat.

“Saya mengajak menerima realitas ini dengan baik dan ikhlas. Ini yang terbaik untuk diri saya sendiri dan bangsa,” lanjut Agus yang hari ini genap berusia 40 tahun.

Agus menambahkan jika Partai Demokrat akan sepenuh hati mendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

“Partai Demokrat memutuskan mengusung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo dan Sandiaga Uno. Tentu saja sebagai kader inti saya mendukung penuh untuk kemenangan sandi dan prabowo,” kata Agus.