Advertisement
Golkar Buka Peluang Jokowi Berduet dengan Parbowo di Pilpres 2019
Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, seusai acara pelantikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno, di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/10). - ANTARA /Setpres Agus Suparto
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-- Partai Golkar membuka peluang Joko Widodo berduet dengan Prabowo Subianto pada Pilpres 2019. Namun, pertimbangan masing-masing partai akan menjadi tantangan.
Koordinator Bidang Kepartaian Partai Golkar Ibnu Munzir mengaku meski tidak mudah terlaksana, namun bisa saja duet Joko Widodo (Jokowi)-Prabowo Subianto terjadi pada Pilpres 2019 mendatang.
Advertisement
Menurutnya, kalau duet itu terjadi tidak akan jadi masalah bagi Golkar. Hanya saja tentu akan banyak pertimbangan dari masing-masing partai, baik itu dari koalisi Jokowi maupun Gerindra, ujarnya.
"Kalau itu kehendak partai-partai dan menjadi dukungan masyarakat tidak menjadi soal, saya kira kan dimungkinkan dalam demokrasi. Tetapi kita lihat perkembangan tidak semudah itu, saya kira semua teman-teman Gerindra pasti memperhitungkan," kata Ibnu, Selasa (3/4).
BACA JUGA
Golkar sendiri lebih setuju jika Jokowi berduet dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto pada Pilpres 2019. Akan tetapi, kalau Jokowi menghendaki Prabowo menjadi pasangannya maka Golkar akan menerimanya dengan baik, ujarnya. Dia menambahkan dalam skenario itu maka bagi Golkar yang penting adalah pencapaian target suara.
Namun demikian, Ibnu menegaskan bahwa Golkar sangat serius mendukung Airlangga sebagai calon Presiden untuk Jokowi.
"Kalau keseriusan pasti ada tetapi kan kita sadar dan rasional kan banyak hal yang di hitung parameternya pasti ada dari Pak Jokowi," kata Ibnu.
Lebih jauh dia mengatakan bahwa untuk saat ini Golkar lebih fokus pada elektabilitas partai untuk menghadapi pemilu serentak.
"Tetapi bagi kami sekarang fokusnya memang bagaimana menaikkan elektabilitas partai itu yang kami sedang kerja saat ini," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
- Atraksi Naik Gajah Dilarang, Warga Diminta Melapor
- Kemensos Benahi PBI BPJS Kesehatan, 54 Juta Warga Belum Terdaftar
- Survei Indikator: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Januari 2026
- Pandji Dijadwalkan Jalani Peradilan Adat Toraja 10 Februari 2026
Advertisement
ADD Cair Tepat Waktu, Gaji Lurah dan Pamong Gunungkidul Lancar
Advertisement
Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
Advertisement
Berita Populer
- Menkes Usul Reaktivasi Otomatis JKN Sementara untuk 11 Juta PBI JK
- KPK Tetapkan 14 Pegawai Kemenkeu Tersangka Korupsi Pajak dan Bea Cukai
- Duka Kekerasan Yahukimo, Kepala Suku Kamoro Ajak Papua Menjaga Damai
- Bareskrim Asesmen 249 WNI Bermasalah Pulang dari Kamboja
- Stok Pangan Bulog DIY Aman Jelang Ramadhan dan Idulfitri 2026
- Imlek dan Ramadan 2026 Diprediksi Dorong Penjualan UMKM
- MA Proses Pemberhentian Hakim PN Depok Tersangka KPK
Advertisement
Advertisement



