Tim Sparta Amankan 7 Muda-Mudi Pesta Miras di Taman Kampus ISI Solo
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan tujuh muda-mudi yang mengonsumsi ciu sambil bernyanyi di Taman Kampus ISI Solo.
Aktivitas Gunung Awu meningkat dengan lonjakan gempa vulkanik, warga diminta waspada dan hindari radius 3 km dari kawah. /Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA—Peningkatan aktivitas vulkanik terjadi di Gunung Awu Sulawesi Utara. Ditandai dengan terdeteksi dari lonjakan gempa vulkanik dangkal. Badan Geologi mengimbau warga sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan.
Badan Geologi Kementerian ESDM mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul kenaikan aktivitas kegempaan Gunung Awu yang berada di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.
Pelaksana tugas Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria, menjelaskan peningkatan aktivitas tersebut terdeteksi dari hasil pemantauan kegempaan, terutama pada gempa vulkanik dangkal dalam beberapa waktu terakhir.
Hingga 4 Mei 2026, tercatat sebanyak 74 kejadian gempa vulkanik dangkal. Sementara pada 5 Mei 2026 pukul 00.00–12.00 WITA, terpantau tambahan 15 gempa vulkanik dangkal, dua gempa vulkanik dalam, serta 23 gempa tektonik jauh.
“Peningkatan kegempaan ini perlu diwaspadai mengingat potensi bahaya Gunung Awu yang dapat berupa erupsi magmatik maupun erupsi freatik, harus meningkatkan kewaspadaan,” kata Lana, Selasa (5/5/2026).
Ia menegaskan status aktivitas Gunung Awu saat ini masih berada pada Level II atau Waspada, yang telah ditetapkan sejak 2 Februari 2025 lalu.
Selain data kegempaan, hasil pengamatan visual menunjukkan adanya embusan asap kawah berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang, embusan itu terpantau dengan ketinggian sekitar 20–200 meter di atas kubah lava.
Menurut Lana, peningkatan aktivitas ini tidak hanya dipengaruhi oleh dinamika internal gunung api, tetapi juga berkaitan dengan meningkatnya aktivitas gempa tektonik di wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara sejak April 2026.
Sebagai langkah mitigasi, Badan Geologi merekomendasikan masyarakat untuk tidak memasuki dan tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat kawah Gunung Awu.
Masyarakat juga diimbau tetap tenang, mengikuti informasi resmi dari pemerintah, serta tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi terkait aktivitas Gunung Awu.
“Badan Geologi akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap perkembangan aktivitas Gunung Awu dan kami imbau masyarakat tidak panik,” kata Lana, menegaskan bahwa pengawasan intensif akan terus dilakukan seiring peningkatan aktivitas gunung api tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan tujuh muda-mudi yang mengonsumsi ciu sambil bernyanyi di Taman Kampus ISI Solo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.
iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB dilaporkan memakai QLC, sedangkan 256GB dan 512GB menggunakan TLC. Simak hasil uji performanya.