Empat Perwira Raih Adhi Makayasa 2026, Tiga Alumni Taruna
Empat perwira terbaik meraih Adhi Makayasa 2026. Tiga di antaranya alumni SMA Taruna Nusantara dan menerima pangkat dari Prabowo.
Foto ilustrasi rudal atau peluru kendali. - Freepik
Harianjogja.com, DOHA—Ketegangan di jalur energi global tepatnya di Selat Hormuz mendorong Qatar menyerukan perpanjangan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah dampak lanjutan terhadap perekonomian dunia.
Pernyataan tersebut disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, dalam konferensi pers di Doha, Selasa 921/4/2026). Ia menegaskan, perpanjangan gencatan senjata diperlukan apabila jalur diplomasi belum menghasilkan kesepakatan damai.
“Kami mendukung perpanjangan gencatan senjata hingga solusi damai tercapai antara Amerika Serikat dengan Iran,” kata Ansari.
Ia memperingatkan bahwa kembalinya konflik terbuka hanya akan memperburuk situasi global. Selain itu akan merugikan banyak pihak. “Kembali ke situasi permusuhan tidak menguntungkan siapa pun dan akan mencekik perekonomian global,” ujarnya.
Qatar juga menyatakan dukungan terhadap upaya mediasi yang dilakukan Pakistan, sembari memastikan komunikasi terus dilakukan dengan berbagai pihak terkait untuk memantau perkembangan situasi.
Ansari menepis anggapan bahwa negara-negara Teluk tidak dilibatkan dalam dinamika regional. Menurutnya, krisis di Selat Hormuz telah berdampak global sehingga membutuhkan koordinasi luas.
“Kami bekerja sama dengan semua mitra untuk mengembalikan selat tersebut ke kondisi sebelumnya sehingga lancar kembai,” katanya.
Ia juga mendesak Teheran membuka jalur komunikasi dan kembali ke meja perundingan demi penyelesaian damai.
Sebagai konteks, pada 2 Maret Iran mengumumkan pembatasan navigasi di Selat Hormuz, beberapa hari setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran pada 28 Februari.
Upaya meredakan konflik sempat dilakukan melalui mediasi Pakistan. Negara tersebut menjadi tuan rumah pembicaraan antara AS dan Iran pada 11–12 April, setelah sebelumnya memfasilitasi gencatan senjata selama 14 hari yang dimulai 8 April dan dijadwalkan berakhir Rabu malam waktu Washington.
Namun, ketidakpastian masih membayangi. Donald Trump menyebut peluang perpanjangan gencatan senjata sangat kecil dan menegaskan Selat Hormuz akan tetap diblokir hingga tercapai kesepakatan.
Kondisi ini membuat stabilitas jalur distribusi energi dunia kembali dipertaruhkan, seiring belum adanya kepastian lanjutan negosiasi antara kedua pihak" ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Empat perwira terbaik meraih Adhi Makayasa 2026. Tiga di antaranya alumni SMA Taruna Nusantara dan menerima pangkat dari Prabowo.
Dinsos Bantul memperkuat pengawasan dan pembinaan anak jalanan untuk mencegah eksploitasi anak di sejumlah titik rawan.
Pemerintah menyiapkan akses tol untuk Kawasan Industri Kendaraan Nasional di Subang guna mendukung manufaktur kendaraan listrik nasional.
BI dan pemerintah memperkuat GPIPS untuk mengendalikan inflasi pangan dan mengantisipasi dampak El Nino di berbagai wilayah Indonesia.
PGRI menyampaikan persoalan kekurangan guru di DIY hingga pengangkatan guru honorer saat audiensi dengan Wakil Gubernur DIY.
Bandara Husein Sastranegara kembali beroperasi mulai Agustus 2026 untuk melayani penerbangan domestik dan regional internasional.