Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Ditandatangani Besok
Donald Trump menyebut kesepakatan damai AS-Iran akan ditandatangani Minggu. Selat Hormuz disebut segera dibuka setelah perjanjian diteken.
Foto ilustrasi dapur MBG yang dikelola SPPG, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, JAKARTA— Badan Gizi Nasional (BGN) tengah melakukan investigasi terkait maraknya kasus penipuan yang mengatasnamakan program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama modus jual-beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Deputi Sistem dan Tata Kelola BGN, Tigor Pangaribuan, menegaskan penyelidikan dilakukan berdasarkan laporan dan fakta yang ditemukan di lapangan.
“Menurut saya harus ada investigasi yang berdasar fakta,” kata Tigor saat dihubungi melalui pesan singkat di Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Ia juga meminta masyarakat yang menerima tawaran jual-beli titik SPPG segera melapor melalui layanan pengaduan resmi.
“Masyarakat yang mendapatkan iming-iming jual-beli titik SPPG segera melapor ke Sentra Aduan Gizi Indonesia (SAGI) Call Center 127 agar segera dilakukan investigasi dan tindak lanjut,” ujarnya.
BGN Ingatkan Waspada Tawaran Bisnis MBG
Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap berbagai tawaran bisnis yang mengatasnamakan Program MBG.
“Untuk masyarakat agar selalu cermat dan hati-hati dengan berbagai tawaran bisnis apapun, termasuk tawaran terlibat dalam Program MBG,” kata Dadan.
Ia menegaskan bahwa pihak yang terbukti melakukan penipuan dengan mencatut program MBG akan dilaporkan dan diproses secara hukum.
“Jika orangnya kenal dengan alamat jelas, diproses sesuai prosedur. Jika jelas penipuan, dilaporkan secara hukum,” ujarnya.
Modus Jual-Beli Titik SPPG
BGN mencatat berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan program prioritas peningkatan gizi tersebut. Salah satunya adalah penawaran jual-beli titik SPPG dengan meminta sejumlah uang kepada calon mitra.
Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya, menyebut sistem pendaftaran saat ini sudah ditutup sehingga masyarakat diminta waspada terhadap pihak yang mengklaim masih bisa mendaftarkan titik dapur MBG.
“Sekarang sistemnya sudah ditutup, oleh karena itu waspadai orang-orang yang bilang masih bisa daftar karena bisa kita drop langsung,” katanya.
Ia bahkan mengaku pernah menerima video yang menunjukkan adanya penawaran titik SPPG dengan harga mencapai Rp200 juta.
“Saya pernah menerima video orang yang menyebarkan informasi titik jual beli itu Rp200 juta. Jadi saya lihat langsung ID-nya berapa, drop (turunkan) biar orang yang sudah membayar rugi,” ujarnya.
Korban Penipuan di Bekasi
Kasus terbaru dugaan penipuan yang mengatasnamakan Program MBG terjadi di kawasan Perumahan Pondok Permata, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Seorang perempuan diduga menipu korban dengan modus menawarkan peluang membuka dapur SPPG dengan janji keuntungan besar. Korban dilaporkan telah menyetorkan uang hingga puluhan juta rupiah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Donald Trump menyebut kesepakatan damai AS-Iran akan ditandatangani Minggu. Selat Hormuz disebut segera dibuka setelah perjanjian diteken.
BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia diguyur hujan ringan pada Senin, termasuk Yogyakarta, Semarang, dan Serang.
Donald Trump mengumumkan kesepakatan damai AS-Iran telah tercapai. Selat Hormuz disebut akan dibuka kembali dan blokade laut dicabut.
Harga emas Pegadaian 15 Juni 2026 stabil. Emas Antam Rp2,82 juta per gram, UBS Rp2,709 juta, dan Galeri24 Rp2,696 juta.
Askab PSSI Sleman periode 2026-2030 resmi dilantik dengan fokus pada pembinaan usia dini, tata kelola organisasi, dan peningkatan kualitas kompetisi.
Harga Pertamax naik per 10 Juni 2026. Pertamina memastikan pasokan BBM tetap aman dan distribusi energi berjalan normal di seluruh SPBU.