Advertisement
Basarnas Bakal Serahkan Black Box ATR PK-THT ke KNKT untuk Investigasi
Tim SAR gabungan bersiap menuruni lereng gunung saat pencarian korban pesawat ATR 42-500 pada hari kelima di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, Rabu (21/1/2026). Hingga hari kelima pencarian, Tim SAR gabungan telah mengavakuasi dua korban dan menemukan kotak hitam pesawat yang hilang kontak pada Sabtu (17/1) tersebut, sementara pencarian delapan korban lainnya masih dilanjutkan dengan kondisi cuaca dan medan yang ekstrem. ANTARA FOTO/Arnas Padda - nym.
Advertisement
Harianjogja.com, MAKASSAR— Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memastikan segera menyerahkan black box pesawat ATR 42-500 bernomor registrasi PK-THT milik maskapai Indonesia Air Transport (IAT) kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Penyerahan tersebut dilakukan guna mendukung proses investigasi kecelakaan pesawat yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan, black box menjadi kunci penting untuk mengungkap kronologi dan penyebab kecelakaan pesawat secara menyeluruh.
Advertisement
“Black box ini akan kami serahkan kepada KNKT sebagai lembaga yang berwenang melakukan investigasi. Data di dalamnya sangat penting untuk mengetahui secara detail apa yang terjadi pada pesawat sebelum kecelakaan,” ujar Syafii saat menerima Panglima Kodam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko di Kantor Basarnas Kelas A Makassar, Kamis (22/1/2026), seperti dikutip dari Antara.
Ditemukan di Medan Ekstrem
BACA JUGA
Syafii menjelaskan, dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) hari kelima, Rabu (21/1/2026), tim SAR gabungan berhasil menemukan dua unit black box pesawat di bagian badan dan ekor pesawat. Proses pencarian dilakukan di medan pegunungan Bulusaraung yang dikenal terjal, dengan cuaca yang kerap berubah-ubah.
Dua perangkat yang ditemukan masing-masing adalah Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR). Keduanya dievakuasi langsung dari lokasi kejadian dan diamankan oleh Basarnas sebagai bagian dari koordinasi lintas instansi dalam operasi SAR.
Apresiasi untuk Tim SAR
Syafii menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat, mulai dari TNI, Polri, relawan, hingga instansi terkait lainnya, atas dedikasi dan kerja keras selama operasi berlangsung.
“Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh tim SAR yang telah bekerja profesional di tengah keterbatasan medan dan cuaca hingga berhasil menemukan black box,” katanya.
Setelah proses administrasi dan pengamanan, black box tersebut akan segera diserahkan ke KNKT untuk dianalisis lebih lanjut.
Korban dan Kronologi Singkat
Hingga saat ini, tim SAR telah menemukan dan mengevakuasi dua korban yang telah teridentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI), yakni Florencia Lolita Wibisono, pramugari pesawat, serta Deden Maulana, Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kedua jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga.
Sementara itu, potongan tubuh korban ketiga masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI.
Pesawat ATR 42-500 tersebut membawa 10 orang dengan rute Yogyakarta–Makassar. Namun, saat hendak mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, pesawat dilaporkan hilang kontak dan kemudian diketahui menabrak Gunung Bulusaraung pada Sabtu (17/1/2026) siang. Pesawat diduga mengalami gangguan mesin menjelang pendaratan.
Penyerahan black box kepada KNKT menjadi tahap krusial dalam rangkaian penanganan kecelakaan pesawat sekaligus mempertegas sinergi antarlembaga dalam misi kemanusiaan operasi SAR.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
- KPK Duga Modus CSR Dipakai dalam Aliran Dana Wali Kota Madiun
- OTT Madiun Seret Kepala Daerah hingga Swasta, Ini Rinciannya
- Guru dan Murid di Jambi Adu Jotos, Kasus Berujung Laporan ke Polda
Advertisement
Kopi Arabika Menoreh Disiapkan Jadi Andalan Baru Petani Kulonprogo
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Motor Tak Menyala, Aksi Pencurian 2 Pemuda Salatiga Berakhir
- BGN Pastikan Anak dari Pernikahan Dini dan Siri Tetap Dapat MBG
- HGN ke-66, Persagi DIY Edukasi Gizi 24 Sekolah di Bantul
- Pariwisata Tembus Rekor 2025, Devisa dan Kunjungan Melonjak
- Gerindra Tegaskan Thomas Djiwandono Bukan Lagi Kader
- Maidi OTT KPK, Bagus Panuntun Jadi Plt Wali Kota Madiun
- Dua Perkara Menjerat Sudewo, KPK Bongkar Dugaan Pemerasan Desa
Advertisement
Advertisement



