Advertisement
Stok Pangan di Sudan Kritis, PBB Minta Dana Mendesak
Orang-orang yang mengungsi duduk di bawah tenda yang terbuat dari kayu dan kain di Tawila, Darfur Utara, Sudan, Jumat (8/8/2025). ANTARA/Xinhua/HO-World Food Programme - aa. (Handout World Food Programme)
Advertisement
Harianjogja.com, ROMA— Program Pangan Dunia PBB (WFP) memperingatkan bahwa stok bantuan pangan untuk Sudan berada pada level kritis dan diperkirakan habis dalam dua bulan ke depan akibat krisis pendanaan yang semakin memburuk.
Dalam pernyataannya, WFP menegaskan tanpa dukungan dana tambahan secara mendesak, jutaan warga Sudan berisiko kehilangan akses bantuan pangan hanya dalam hitungan pekan. Kondisi tersebut dinilai dapat memperburuk situasi kemanusiaan yang sudah berada di ambang kolaps.
Advertisement
WFP menjelaskan bahwa jatah makanan saat ini telah terpaksa dipangkas hingga batas minimum demi mempertahankan distribusi yang masih mungkin dilakukan. Lembaga itu juga memperkirakan seluruh stok yang tersedia bakal habis pada akhir Maret, sebagaimana diungkapkan dalam laporan Klasifikasi Fase Ketahanan Pangan Terpadu (IPC) yang didukung PBB.
Laporan IPC itu mengonfirmasi adanya kelaparan di El Fasher, Darfur Utara, serta di Kadugli, Kordofan Selatan. Warga di Dilling pun disebut menghadapi kondisi serupa kelaparan. Upaya verifikasi di lapangan terkendala serius akibat akses mobilitas yang terbatas dan gangguan komunikasi imbas konflik.
BACA JUGA
Krisis ini terjadi di tengah salah satu darurat kemanusiaan terbesar di dunia saat ini. WFP mencatat lebih dari 21 juta warga Sudan mengalami kerawanan pangan akut, sementara sedikitnya 11 juta orang terpaksa mengungsi. Mayoritas dari mereka kini bertahan hidup di kamp-kamp penuh sesak yang minim fasilitas dasar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Kota Besar
- Qatar Tegaskan Tidak Berperang dengan Iran, Klaim Hak Bela Diri
- Iran Memanas, 15 WNI di Teheran Siap Dievakuasi Lewat Azerbaijan
- KPK Duga Perusahaan Rokok Jateng-Jatim Terlibat Korupsi Cukai
- KPK Siap Usut Dugaan Korupsi Bea Cukai hingga Kanwil
Advertisement
Ganti Rugi Tol Jogja-YIA di Wates Cair hingga Rp6 Miliar per Bidang
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- THR 2026 Harus Lunas H-7 Lebaran, Tak Boleh Dicicil
- Gempa Dangkal Magnitudo 6,4 Guncang Sinabang Aceh
- Tanah Longsor di Sriharjo Bantul, Batu Besar Jebol Tembok Rumah Warga
- Sebut Anggaran MBG Fantastis, Mahasiswa Bantul Tuntut Evaluasi Total
- Volume Sampah Ramadan di Jogja Naik, DLH Pastikan Depo Tetap Kosong
- Imunisasi Anak Mudik Lebaran Disarankan 14 Hari Sebelumnya
- Dampak Konflik Timur Tengah, 15 Penerbangan di Bandara Soetta Batal
Advertisement
Advertisement






