Selain WhatsApp, Ini Cara Mudah Kirim Foto dan Gambar
WhatsApp tidak bisa kirim foto? Gunakan Telegram, Google Drive, atau Gmail sebagai alternatif untuk berbagi gambar dan dokumen dengan cepat dan aman.
Ilustrasi SPBU - StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Harga bensin Amerika Serikat menembus US$3 per galon untuk pertama kalinya sejak November lalu, dipicu eskalasi konflik Iran yang mengganggu pasokan minyak global jelang pemilu sela.
Kenaikan ini dipicu memburuknya situasi geopolitik seusai Iran melancarkan serangan balasan terhadap fasilitas produksi di negara tetangga serta kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz. Jalur tersebut dikenal sebagai salah satu rute distribusi minyak paling vital di dunia.
Lonjakan harga energi dinilai menjadi ujian serius bagi dukungan publik terhadap Presiden Donald Trump, terutama menjelang pemilu sela (midterm) pada November mendatang. Sebelumnya, Trump memerintahkan serangan terhadap Iran yang kemudian memicu aksi balasan dan memperbesar risiko gangguan pasokan minyak global.
Pasokan Global Terganggu
Serangan yang menargetkan fasilitas produksi dan kapal di kawasan Teluk mendorong harga minyak mentah dunia naik tajam. Minyak Brent melonjak lebih dari 5% hingga mendekati US$77 per barel. Kenaikan harga minyak mentah sebagai bahan baku utama otomatis mendorong harga bensin di tingkat ritel.
Analis memperkirakan setiap kenaikan US$10 per barel harga minyak mentah dapat menambah sekitar 25 sen per galon pada harga bensin konsumen. Jika gangguan operasional kilang meluas, lonjakan harga berpotensi lebih besar.
Risiko Politik Jelang Midterm
Tekanan harga bahan bakar menjadi isu sensitif secara politik. Jajak pendapat Reuters/Ipsos menunjukkan hampir separuh responden menyatakan akan mengurangi dukungan terhadap kebijakan Trump di Iran apabila harga minyak dan bensin terus meningkat.
"Harga bensin memiliki dampak psikologis yang kuat. Itu adalah angka inflasi yang dilihat konsumen setiap hari," ujar Mark Malek, Chief Investment Officer Siebert Financial.
Data dari Oil Price Information Service (OPIS) mengonfirmasi rata-rata harga bensin ritel telah menembus US$3 per galon. Tom Kloza, penasihat senior pemasok bahan bakar Gulf Oil, bahkan memperkirakan harga dapat mencapai US$3,25 per galon dalam pekan ini jika krisis tidak mereda.
Tekanan Musiman dan Regulasi
Sebelum konflik meningkat, harga bensin AS memang telah naik selama empat pekan berturut-turut menurut data GasBuddy. Kenaikan tersebut dipicu peralihan kilang ke produksi bahan bakar musim panas (summer-grade) yang diwajibkan regulasi lingkungan dan memiliki biaya produksi lebih tinggi dibandingkan bahan bakar musim dingin.
Analis GasBuddy, Patrick De Haan, menilai ketegangan geopolitik saat ini akan memperparah tren musiman tersebut.
"Dalam sepekan ke depan, harga bensin kemungkinan akan menghadapi tekanan kenaikan yang lebih tinggi seiring tren musiman berlanjut dan pasar menavigasi lanskap geopolitik yang terus berkembang," jelasnya.
Ancaman Inflasi dan Daya Beli
Lonjakan harga bensin berpotensi memperburuk inflasi serta menekan daya beli masyarakat. Selain membebani konsumen secara langsung, kenaikan harga energi juga meningkatkan biaya distribusi barang dan jasa.
Dengan ketidakpastian geopolitik yang masih tinggi dan risiko gangguan pasokan di Selat Hormuz, harga minyak dan bensin diperkirakan tetap volatil dalam beberapa pekan mendatang. Perkembangan konflik Iran akan menjadi faktor utama penentu arah pasar energi global dan harga bensin AS menjelang pemilu sela.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WhatsApp tidak bisa kirim foto? Gunakan Telegram, Google Drive, atau Gmail sebagai alternatif untuk berbagi gambar dan dokumen dengan cepat dan aman.
Menperin menyebut insentif kendaraan listrik akan diprioritaskan bagi produk bernilai tambah tinggi dan program mobil serta motor listrik nasional.
Motorola Razr Fold resmi hadir di Indonesia dan Jogja. HP lipat ini dibekali Snapdragon 8 Gen 5, baterai 6.000 mAh, serta kamera DXOMARK Gold Label.
Disnakertrans DIY mencatat 584 pekerja terdampak PHK hingga akhir Mei 2026. Data disebut masih dinamis dan menjadi dasar pemetaan sektor rentan.
CKG 2026 mendeteksi 1 juta kasus hipertensi baru dan 188 ribu diabetes baru. Kemenkes mengimbau masyarakat rutin cek kesehatan setiap tahun.
BGN menyiapkan 1.700 SPPG di wilayah dengan stunting tinggi. Program MBG diprioritaskan untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.