Advertisement

OKI Kecam Penyerbuan Masjid Al Aqsa oleh Pejabat Israel

Newswire
Jum'at, 16 Januari 2026 - 18:57 WIB
Maya Herawati
OKI Kecam Penyerbuan Masjid Al Aqsa oleh Pejabat Israel Masjid Al/Aqsa di Yerusalem. / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JEDDAH—Ketegangan di Yerusalem kembali memanas setelah seorang pejabat Israel menyerbu Masjid Al Aqsa. Sekretariat Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam keras tindakan tersebut dan menilai langkah itu sebagai ancaman serius terhadap status quo historis serta hukum salah satu situs tersuci umat Islam.
Penyerbuan Masjid Al Aqsa dilakukan oleh kepala keamanan sayap kanan Israel, Itamar Ben-Gvir, yang dilakukan di bawah pengawalan pasukan pendudukan Zionis Israel.

Dalam pernyataannya, OKI menilai tindakan tersebut merupakan kelanjutan dari rangkaian pelanggaran yang terus berlangsung serta bagian dari rencana ilegal untuk mengubah status quo historis dan hukum Masjid Al Aqsa.

OKI kembali menegaskan bahwa Israel, sebagai kekuatan pendudukan, tidak memiliki kedaulatan atas Kota Yerusalem yang diduduki maupun atas seluruh situs suci Islam dan Kristen di wilayah tersebut.

Organisasi itu juga menekankan bahwa Masjid Al Aqsa, dengan luas keseluruhan sekitar 144 dunum atau setara 144.000 meter persegi, merupakan tempat ibadah yang sepenuhnya diperuntukkan bagi umat Islam.

Lebih lanjut, OKI mendesak komunitas internasional menjalankan tanggung jawabnya secara nyata dengan memaksa Israel menghentikan seluruh kejahatan dan pelanggaran yang terus dilakukan di wilayah pendudukan Palestina, termasuk Yerusalem.

Sikap tegas OKI ini menegaskan bahwa Masjid Al Aqsa bukan hanya simbol keimanan umat Islam, tetapi juga bagian penting dari stabilitas kawasan. Upaya mengubah status quo di Yerusalem berpotensi memicu eskalasi konflik yang lebih luas dan mengancam perdamaian global.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

42 Ribu Hektare Lahan Pertanian di Gunungkidul Ditanami Padi

42 Ribu Hektare Lahan Pertanian di Gunungkidul Ditanami Padi

Gunungkidul
| Jum'at, 16 Januari 2026, 21:37 WIB

Advertisement

Tradisi Labuhan Sarangan Magetan Raih Pengakuan WBTb

Tradisi Labuhan Sarangan Magetan Raih Pengakuan WBTb

Wisata
| Jum'at, 16 Januari 2026, 21:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement