Advertisement
Kadispenad Jelaskan Bentrokan TNI AD-Brimob di Buton Selatan
Foto ilustrasi prajurit TNI. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono memberikan penjelasan terkait video viral pertikaian antara anggota TNI AD dan Brimob Polri di lapangan sepak bola Buton Selatan, Sulawesi Tenggara.
Donny menjelaskan insiden tersebut terjadi saat pertandingan sepak bola antara kedua kesatuan yang berakhir imbang 0-0. Seusai laga, terjadi aksi saling ejek antar suporter yang memicu reaksi spontan di sekitar lapangan hingga berujung pertikaian singkat.
Advertisement
Ia menegaskan, komandan dari kedua belah pihak segera turun tangan. Danyonif TP 871/Lamaindo bersama Danramil setempat berkoordinasi dengan Danyon Brimob Batauga untuk menenangkan personel dan mencegah eskalasi kekerasan lebih lanjut.
Donny angkat bicara setelah sebelumnya video penyerangan tersebut viral di beberapa akun media sosial, salah satunya di akun instagram @Infobutonraya
Donny menjelaskan peristiwa itu terjadi ketika kedua belah pihak bertanding dalam kompetisi sepak bola yang digelar di sana.
"Jadi, setelah pertandingan berakhir imbang 0-0, sempat terjadi momen saling ejek antar suporter, yang kemudian memicu reaksi sesaat di sekitar lapangan," kata Donny, Senin (5/1/2026).
Aksi saling ejek pun itu memicu terjadinya pertikaian antara kedua belah pihak yang tidak berangsur lama.
Donny melanjutkan, komandan dari ke dua belau pihak langsung turun tangan untuk menenangkan para personelnya agar tidak terjadi aksi kekerasan lebih lanjut.
"Danyonif TP 871/Lamaindo bersama Danramil setempat langsung berkoordinasi dengan Danyon Brimob Batauga untuk menenangkan personel dan memastikan situasi tetap terkendali," tambah Donny.
Dalam waktu singkat, kondisi di lokasi kembali kondusif dan personel dari kedua belah pihak pulang ke asrama masing-masing. Donny melanjutkan tidak ada keributan lanjutan yang terjadi antara kedua belah pihak.
Masing-masing komandan pasukan pun sudah bertemu dan memastikan permasalahan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Peristiwa ini tidak akan memperenggang hubungan antara TNI dan Polri yang selama ini sudah terjalin dengan baik.
"Kami menegaskan bahwa hubungan dan sinergi TNI–Polri tetap solid. Kegiatan olahraga justru menjadi sarana membangun kebersamaan, dan kejadian ini menjadi evaluasi bersama agar ke depan kegiatan serupa dapat berjalan lebih tertib dan terkendali," katanya.
Donny memastikan situasi segera kondusif dan hubungan TNI–Polri tetap solid. Insiden ini disebut menjadi bahan evaluasi bersama agar kegiatan olahraga ke depan berjalan lebih tertib dan aman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- IAGI Ungkap Dua Penyebab Dugaan Sinkhole di Limapuluh Kota
- Indonesia Larang Impor Daging Babi dari Spanyol akibat Wabah ASF
- Bareskrim Selidiki Dugaan Kejahatan Lingkungan di Banjir Bandang Aceh
- Kim Jong Un Klaim Uji Rudal Hipersonik Respons Situasi Global
- Venezuela Bergejolak Usai Maduro Ditangkap Pasukan AS
Advertisement
Advertisement
Jadi Primadona, Umbul Pelem Klaten Raup Omzet Miliaran Sepanjang 2025
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal SIM Keliling di Kulonprogo, Selasa 6 Januari 2026
- Jadwal DAMRI ke Bandara YIA, Selasa 6 Januari 2026
- Inflasi Gunungkidul 2025 Terendah se-DIY, Pangan Jadi Pemicu
- Antusias Tinggi, Honda Prelude 2026 Laku Keras Sejak Awal
- Jadwal Bus Sinar Jaya ke Pantai Parangtritis dan Baron, 6 Januari 2026
- Tips Tampil Fresh Seharian Meski Tanpa Makeup Berlebihan
- Rekor Nataru 2025, Wisatawan Kulonprogo Tertinggi 3 Tahun
Advertisement
Advertisement




