Advertisement
Status Gunung Semeru Naik ke Level Awas, Warga Diminta Tetap Tenang
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak panik saat status Gunung Semeru naik dari Siaga menjadi Awas pada Rabu petang. - Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, LUMAJANG—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak panik saat status Gunung Semeru naik dari Siaga menjadi Awas pada Rabu petang.
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meningkatkan status aktivitas Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur menjadi Level IV (Awas), terhitung mulai Rabu pukul 17.00 WIB.
Advertisement
"Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi terkait aktivitas Gunung Semeru. Persiapkan diri dengan perlengkapan sederhana seperti masker, air minum dan obat-obatan, serta pahami jalur aman di lingkungan masing-masing," kata Sekretaris Daerah Lumajang Agus Triyono di kabupaten setempat.
Sekda Lumajang sekaligus Ex officio BPBD Lumajang menginformasikan bahwa aktivitas Gunung Semeru kini meningkat menjadi Level IV (Awas) sejak pukul 17.00 WIB, setelah sebelumnya berada di Level II (Waspada) dan Level III (Siaga).
"Peningkatan status itu bersifat antisipatif. BPBD merekomendasikan agar masyarakat tidak berada dalam radius 8 kilometer dari kawah, serta memperhatikan sektor selatan hingga tenggara sejauh 20 kilometer dari pusat aktivitas," tuturnya.
Menurutnya, pemantauan intensif terus dilakukan untuk memastikan keselamatan warga yang berada di lereng Gunung Semeru.
Saat berada di Level III (Siaga) pukul 16.00 WIB, awan panas guguran Semeru meluncur sejauh 17 kilometer hingga area bawah jembatan Gladak Perak.
"Masyarakat diminta tetap tenang, tidak mendekati kawasan rawan, dan memahami informasi resmi yang disampaikan oleh BPBD. Setiap kenaikan status gunung api adalah langkah kesiapsiagaan, bukan untuk menakut-nakuti," katanya.
Dengan kesiapsiagaan sederhana dan mengikuti arahan resmi, lanjut dia, masyarakat bisa menghadapi kondisi tersebut dengan tenang dan aman.
BPBD Lumajang akan terus memperbarui informasi terkait dengan aktivitas gunung tertinggi di Pulau Jawa dan warga diingatkan untuk mengandalkan informasi resmi dan menghindari rumor yang belum terverifikasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Longsor dan Pergerakan Tanah Terjang Tiga Kecamatan di Bogor
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
Advertisement
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Motor Warga Karangmojo Gunungkidul Raib saat Cari Rumput
- Persiba Bantul Targetkan Tiga Poin di Delapan Besar Liga Nusantara
- Sharp Bidik Gen Z lewat Kampanye Hello Comfort
- Penipuan Emas Palsu di Gunungkidul Terkuak, Korban Rugi Puluhan Juta
- Kelurahan Cokrodiningratan Jogja Perkuat Gerakan Olah Sampah
- Merawat Cucu Bantu Orang Lanjut Usia Pertahankan Fungsi Otak
- Kejagung Geledah Rumah Siti Nurbaya, Usut Tata Kelola Sawit
Advertisement
Advertisement




