Kementan Targetkan Tambahan 600.000 Sapi Perah hingga 2029
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak panik saat status Gunung Semeru naik dari Siaga menjadi Awas pada Rabu petang. /Antara.
Harianjogja.com, LUMAJANG—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak panik saat status Gunung Semeru naik dari Siaga menjadi Awas pada Rabu petang.
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meningkatkan status aktivitas Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur menjadi Level IV (Awas), terhitung mulai Rabu pukul 17.00 WIB.
"Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi terkait aktivitas Gunung Semeru. Persiapkan diri dengan perlengkapan sederhana seperti masker, air minum dan obat-obatan, serta pahami jalur aman di lingkungan masing-masing," kata Sekretaris Daerah Lumajang Agus Triyono di kabupaten setempat.
Sekda Lumajang sekaligus Ex officio BPBD Lumajang menginformasikan bahwa aktivitas Gunung Semeru kini meningkat menjadi Level IV (Awas) sejak pukul 17.00 WIB, setelah sebelumnya berada di Level II (Waspada) dan Level III (Siaga).
"Peningkatan status itu bersifat antisipatif. BPBD merekomendasikan agar masyarakat tidak berada dalam radius 8 kilometer dari kawah, serta memperhatikan sektor selatan hingga tenggara sejauh 20 kilometer dari pusat aktivitas," tuturnya.
Menurutnya, pemantauan intensif terus dilakukan untuk memastikan keselamatan warga yang berada di lereng Gunung Semeru.
Saat berada di Level III (Siaga) pukul 16.00 WIB, awan panas guguran Semeru meluncur sejauh 17 kilometer hingga area bawah jembatan Gladak Perak.
"Masyarakat diminta tetap tenang, tidak mendekati kawasan rawan, dan memahami informasi resmi yang disampaikan oleh BPBD. Setiap kenaikan status gunung api adalah langkah kesiapsiagaan, bukan untuk menakut-nakuti," katanya.
Dengan kesiapsiagaan sederhana dan mengikuti arahan resmi, lanjut dia, masyarakat bisa menghadapi kondisi tersebut dengan tenang dan aman.
BPBD Lumajang akan terus memperbarui informasi terkait dengan aktivitas gunung tertinggi di Pulau Jawa dan warga diingatkan untuk mengandalkan informasi resmi dan menghindari rumor yang belum terverifikasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Prabowo membahas tiga bantuan Kuartal IV 2026, mulai beras 10 kg, pembukaan rekening hingga subsidi upah Rp300.000 per bulan.
Danantara mengungkap rencana kepemilikan 5%-10% saham BEI dalam proses demutualisasi. Porsi konsorsium bisa mencapai 30%-40%.
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
Warga Villa Banguntapan Asri 3 meminta kolam koi ditutup dan menagih tindak lanjut Satpol PP Bantul atas rekomendasi OPD.
Askab PSSI Sleman, PSS Sleman, dan Carrick Rangers FC menggagas Global Pathway untuk membuka peluang pemain muda berlatih di Eropa.