Advertisement
Longsor Bandung Barat, 64 Kantong Jenazah Dievakuasi
Proses pencarian korban longsor di Sektor A2, Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu (31/1/2026). ANTARA - Ilham Nugraha
Advertisement
Harianjogja.com, BANDUNG—Operasi pencarian korban longsor Bandung Barat di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, kembali menemukan empat kantong jenazah pada hari kedelapan, Sabtu (31/1/2026), sehingga total yang telah dievakuasi mencapai 64 kantong jenazah. Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan terus memperluas penyisiran di sejumlah titik terdampak untuk menemukan korban yang masih dalam pencarian.
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana menjelaskan empat kantong jenazah tersebut ditemukan di lokasi berbeda dalam kurun kurang dari dua jam.
Advertisement
“Penemuan pertama terjadi pada pukul 09.29 WIB di Worksite B2 sektor B. Selanjutnya pada pukul 10.23 WIB tim mengevakuasi kantong jenazah di Worksite A1, dan pada pukul 10.58 dan 11.19 WIB kembali ditemukan dua kantong jenazah di Worksite A2,” katanya di Bandung, Sabtu (31/1/2026).
Dengan tambahan temuan tersebut, total kantong jenazah yang telah dievakuasi hingga pukul 11.30 WIB mencapai 64 kantong, sementara korban dalam pencarian (DP) diperkirakan masih sekitar 16 jiwa.
BACA JUGA
Pada hari kedelapan operasi, pencarian korban longsor Bandung Barat dibagi dalam tiga sektor utama, yakni sektor A, sektor B, dan sektor C. Metode pencarian dilakukan secara manual, menggunakan anjing pelacak (K9), serta didukung alat berat untuk membuka akses dan mempercepat proses evakuasi.
“Sebanyak 3.675 personel gabungan dikerahkan dalam operasi ini, dengan dukungan 17 unit alat berat dan 22 ekor anjing pelacak K9 yang disebar di seluruh sektor pencarian,” ujarnya.
Sementara itu, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah mengidentifikasi 49 kantong jenazah dari 50 kantong jenazah yang telah masuk proses identifikasi, sedangkan 13 kantong lainnya masih dalam tahap pemeriksaan lanjutan.
Ade menambahkan operasi pencarian korban longsor Bandung Barat akan terus dilanjutkan sesuai penetapan tanggap darurat bencana oleh Bupati Kabupaten Bandung Barat selama dua pekan.
“Sesuai arahan Kepala Basarnas, operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan menyesuaikan masa tanggap darurat yang telah ditetapkan oleh Bupati Bandung Barat hingga 6 Februari 2026,” katanya, menegaskan komitmen tim SAR gabungan untuk memaksimalkan pencarian di seluruh sektor terdampak longsor Bandung Barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Longsor dan Pergerakan Tanah Terjang Tiga Kecamatan di Bogor
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
Advertisement
Investasi di Piyungan Bantul Tak Seimbang, Ini Penjelasannya
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Harga Sayuran di Bantul Anjlok saat Panen Raya, Pedagang Mengeluh
- Dirut Mundur, OJK Pastikan BEI Tetap Stabil
- Galon Bekas dan Biopori Tekan Sampah Warungboto Jogja hingga 50 Persen
- 13 Calon Petugas Haji Dicopot saat Diklat PPIH, Ini Alasannya
- Pemkab Bantul Bebaskan Pajak LP2B dan Siapkan Seragam Gratis di 2026
- Kasat Lantas Sleman Diganti Seusai Temuan Audit Itwasda Polda DIY
- Menkeu Purbaya Menilai Mundurnya Dirut BEI Jadi Sinyal Positif
Advertisement
Advertisement



