Advertisement
Demo Anti Sheinbaum Ricuh, 100 Lebih Luka di Meksiko
Demo di Mexico City - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Aksi protes terhadap kebijakan Presiden Claudia Sheinbaum di Meksiko berakhir ricuh, menyebabkan lebih dari 100 orang terluka dan gas air mata ditembakkan polisi.
Menurut laporan AFP, lebih dari 100 orang mengalami luka-luka dalam demonstrasi yang awalnya digerakkan oleh keresahan kelompok Gen Z di media sosial ini.
Advertisement
Demonstrasi tidak hanya terjadi di Ibu Kota Mexico City, tetapi juga menyebar ke sejumlah kota lain, seperti di Negara Bagian Michoacan. Aksi ini turut dilatarbelakangi oleh kemarahan publik atas tewasnya Carlos Manzo, Wali Kota Uruapan, yang dibunuh di tengah aksinya melawan geng narkoba awal bulan ini.
Kemarahan itu terlihat dalam spanduk dan teriakan massa.
BACA JUGA
"Carlos tidak mati, pemerintah yang membunuhnya," teriak sebagian demonstran, seperti dikutip dari Reuters.
Uniknya, di antara bendera Meksiko (El Tricolor), terlihat juga bendera bajak laut Kelompok Topi Jerami dari serial manga One Piece, yang telah menjadi simbol protes anak muda global.
Awalnya, demo di Mexico City berlangsung damai. Namun, situasi berubah ricuh ketika sekelompok kecil demonstran bertudung berupaya merobohkan pagar di sekitar Istana Nasional—kediaman resmi presiden.
Aksi ini memicu bentrokan dengan polisi anti huru-hara yang kemudian menembakkan gas air mata untuk menghalau massa.
"Begini seharusnya Kalian melindungi Carlos Manzo," teriak demonstran menanggapi tindakan polisi, seperti dikutip dari Reuters.
Bentrokan pun tak terelakkan. Ratusan demonstran melempari kerikil dan batu ke arah polisi, yang membalas dengan melemparkan kembali bebatuan dengan menggunakan tameng.
Kepala Keamanan Mexico City, Pablo Vazquez, melaporkan bahwa 100 polisi terluka, dengan 40 di antaranya membutuhkan perawatan lebih lanjut di rumah sakit. Dari kubu demonstran, tercatat 20 orang luka-luka.
Vazquez juga menyatakan bahwa petugas telah mengamankan setidaknya 20 orang yang diduga melakukan tindakan kriminal selama kericuhan, mulai dari penjarahan, kekerasan, hingga menyerang seorang wartawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Cuaca DIY Minggu 22 Februari 2026: Hujan Ringan Pada Siang Hari
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- 22 Amicus Curiae Masuk PN Sleman untuk Dukung Aktivis BEM UNY
- Jadwal SIM Gunungkidul 21 Februari 2026, Cek Lokasi Layanannya
- Program Satu Taskin Sleman Didorong Tekan Kemiskinan Ngemplak
- Masjid Al-Fatah Kulonprogo Bersolek Sambut Ramadan
- Top Ten News Harianjogja.com Sabtu 21 Februari 2026
- Pelayanan SIM Jogja Dibuka di Banyak Titik, Cek Jadwalnya
- Harga Daging Ayam Naik Saat Ramadan, Stok di Bantul Tetap Aman
Advertisement
Advertisement







