Laba Taspen Turun 16,1 Persen Jadi Rp1,04 Triliun, Ini Penyebabnya
Laba Taspen 2025 turun menjadi Rp1,04 triliun. Hasil investasi Rp9,87 triliun menjadi penopang di tengah penurunan pendapatan iuran.
Seorang pemuda asal Dukuh Karangsari, Desa Gedangan, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, bernama Dwi Ariyanto, dilaporkan hilang sejak Senin (10/11/2025) pagi setelah berpamitan hendak membeli burung dara di Pasar Burung Depok, Solo. Hingga Kamis (13/11/2025) belum kembali ke rumah. /Istimewa.
Harianjogja.com, BOYOLALI—Seorang pemuda asal Dukuh Karangsari, Desa Gedangan, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, bernama Dwi Ariyanto, dilaporkan hilang sejak Senin (10/11/2025) pagi setelah berpamitan hendak membeli burung dara di Pasar Burung Depok, Solo. Hingga Kamis (13/11/2025) belum kembali ke rumah.
Keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cepogo pada Rabu (12/11/2025). Paman Dwi, Sartono, menceritakan bahwa pada Senin pagi sekitar pukul 10.00 WIB, keponakannya berpamitan untuk pergi ke Pasar Burung Depok Solo.
“Terus pukul 15.00 WIB ditelepon kakaknya masih aktif dan nyambung, pukul 16.30 WIB saya telepon masih nyambung saya suruh pulang, dia jawab nggih [ya]. Tapi pukul 17.00 WIB saya hubungi sudah enggak bisa, sampai sekarang belum pulang,” katanya, Kamis (13/11/2025).
Saat berangkat, Dwi diketahui mengenakan jaket hijau, helm merah, dan membawa tas kecil berisi handphone. Ia mengendarai sepeda motor Honda Supra dengan pelat nomor AD 2859 NM.
Dwi sudah sering pergi ke Pasar Burung Depok sejak masih bersekolah di SMK. Biasanya, ia berangkat bersama tetangga atau keluarga.
Sehari-hari, Dwi bekerja sebagai petani sekaligus pedagang burung. Seusai lulus SMK, ia sempat berusaha mencari pekerjaan dan bahkan mengikuti beberapa tes, namun gagal di tahap akhir.
“Jadi seusai tidak lolos itu jadi kayak gimana gitu. Dia kejiwaannya sempat terganggu, terus diopeni [dipelihara] saudara lalu membaik. Sekarang 90% sudah baik walau sempat depresi,” ujar Sartono.
Ia menambahkan, hubungan Dwi dengan keluarga baik-baik saja dan kedua orang tuanya masih ada. Sartono berharap masyarakat membantu menyebarkan informasi terkait keberadaan keponakannya tersebut.
“Bagi yang menemukan dengan ciri-ciri ponakan saya bisa menghubungi nomor saya di 0821-4311-7445 atau Tri Priyanto di 0858-6514-0706,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laba Taspen 2025 turun menjadi Rp1,04 triliun. Hasil investasi Rp9,87 triliun menjadi penopang di tengah penurunan pendapatan iuran.
Kia tarik 500 ribu SUV Telluride di AS karena sakelar kursi bisa picu kebakaran. Gagal diperbaiki dua kali, kini Kia pasang sekering elektronik.
Ada 15 jenis colokan dunia! Indonesia pakai Type C & F, Amerika Type A, Inggris Type G. Kenapa tidak diseragamkan? Simak sejarah dan faktanya di sini.
Sampah mulai mencemari kawasan Jembatan Kabanaran Kulonprogo hingga masuk saluran irigasi. DLH mengingatkan PKL dan pengunjung lebih peduli kebersihan.
Celine Evangelista mengaku telah menikah lagi dengan pria saleh. Ia beralasan mengikuti sifat taghaful dalam Islam, cukup syiarkan ke keluarga dan sahabat terde
Viral! Messi adu mulut dengan wasit di Piala Dunia 2026 dan minta bicara sopan. Argentina tetap menang 3-1 atas Swiss dan melaju ke semifinal.