KA Bandara YIA 29 September, Cek Jadwal Tugu dan YIA
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 29 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Personel Israel bekerja di lokasi yang terkena rudal Iran di Bat Yam, selatan Tel Aviv, 15 Juni 2025. /IRNA.
Harianjogja.com, JOGJA—Warga Israel terpaksa menghabiskan sebagian besar waktu mereka baik siang dan malam di tempat perlindungan bawah tanah atau bunker sejak 13 Juni 2025. Saat di mana Israel memulai perang agresi terhadap Iran dan Republik Islam mulai melakukan serangan balasan.
Hal ini secara efektif telah menghentikan aktivitas kehidupan sehari-hari di Israel. Dilansir Irna, Senin (16/2025) sirene berbunyi hampir tanpa henti di seluruh wilayah Israel, membuat warga berlarian ke tempat perlindungan karena takut akan serangan Iran.
Orang-orang harus terus kembali ke tempat perlindungan karena serangan terus berlanjut. Banyak yang memilih menginap di dalam bunker untuk menghindari keluar-masuk yang melelahkan.
"Namun, hulu ledak yang kuat yang digunakan dalam rudal-rudal Iran kini membuat tempat perlindungan menjadi tidak efektif dan menghadirkan teror bagi warga Israel yang berlindung di bawah tanah," demikian dilaporkan Kantor Berita IRNA.
Rekaman yang diambil oleh warga Israel menggunakan kamera ponsel telah muncul, menunjukkan kekacauan di dalam bunker setelah serangan Iran. Dinding dan langit-langit yang diperkeras terlihat runtuh menimpa kepala warga Israel. Orang-orang panik dan tak percaya, saling mencari bantuan dalam kebingungan. Mereka tidak bisa mengatakan bahwa mereka tidak diperingatkan.
Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran sebelumnya telah memperingatkan warga Israel untuk meninggalkan wilayah pendudukan sepenuhnya dan tidak beranggapan bahwa tempat perlindungan bawah tanah akan memberikan mereka perlindungan ketika perang agresi terhadap Iran sedang berlangsung.
“Peringatan bagi kalian dalam beberapa hari mendatang: Tinggalkan wilayah pendudukan, karena wilayah itu pasti tidak akan layak huni di masa depan!” kata Kolonel Reza Sayyad, juru bicara Angkatan Bersenjata, pada hari Minggu, tak lama setelah gelombang baru serangan Iran terhadap Israel dimulai.
Kolonel Sayyad memperingatkan warga Israel untuk pergi dan “jangan biarkan rezim kriminal [Israel] menggunakan kalian sebagai tameng manusia.” Ia secara khusus mengatakan bahwa berlindung di bawah tanah tidak akan membawa keselamatan bagi warga Israel.
Rezim Israel memulai serangan ke dalam wilayah Iran, termasuk ke bangunan-bangunan tempat tinggal, dalam tindakan agresi yang tidak diprovokasi pada malam 13 Juni. Pejabat militer tinggi Iran tewas dalam serangan yang ditargetkan. Warga sipil meninggal ketika rumah-rumah dihantam secara langsung. Seluruh pusat-pusat populasi terdampak.
BACA JUGA: Porseni VI Patria 2025 Akan Digelar di GOR Amongrogo
Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei mengangkat komandan-komandan militer baru pada hari yang sama dan mengatakan bahwa kehidupan akan menjadi suram bagi Israel. Tak lama setelah itu, Iran memulai serangan balasan jauh ke dalam wilayah Israel, menghantam Tel Aviv, Yerusalem, dan Haifa, serta target lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : IRNA
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 29 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.