Advertisement
Arus Balik Lebaran, Tol Semarang-Solo Bakal Dibikin Satu Arah Saat Kendaraan Menumpuk

Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG—Pemberlakuan jalur satu arah atau One Way lokal di ruas Tol Semarang-Solo jika bakal diberlakukan Polda Jawa Tengah saat terjadi peningkatan volume kendaraan saat arus balik Lebaran.
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Brigjen Pol. Sonny Irawan di Semarang, mengatakan, rekayasa tersebut akan dilakukan jika terjadi peningkatan arus dari wilayah timur dan selatan berdasarkan perhitungan di gerbang Tol Banyumanik Semarang.
Advertisement
"One way lokal dari Ungaran sampai Semarang, kalau naik lagi bisa ditarik dari Bawen atau Salatiga," katanya, Kamis (3/4/2025).
Ia menuturkan rekayasa lalu lintas yang disiapkan tersebut akan melihat dinamika di lapangan.
Adapun rekayasa lalu lintas mulai dari gerbang Tol Kalikangkung sampai ke Brebes, kata dia, sifatnya situasional. "Untuk One Way dari Kalikangkung sampai Brebes sifatnya situasional," tambahnya.
BACA JUGA: Antrean Kendaraan Nyasar di Perkampungan di Kalasan Sleman Akibat Ikuti Google Maps
Menurut dia, pemberlakuan jalur satu arah secara nasional dari gerbang Tol Kalikangkung sampai tol Cikampek Utama akan dilaksanakan pada 6 April 2025.
"Untuk One Way nasional rencana dimulai Minggu (6/4/2025) pagi yang rencananya dilepas oleh Kapolri dan Menteri Perhubungan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ini Prediksi Puncak Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Lampung
- Arus Balik 2025, Terjadi Peningkatan Jumlah Kendaraan di Tol Cipali
- Arus Balik Lebaran, Tol Semarang-Solo Bakal Dibikin Satu Arah Saat Kendaraan Menumpuk
- Libur Lebaran, Belasan Rumah TNI di Asrama Gajah II Terbakar
- Prison Break Sorong, Tujuh Narapidana Lapas Kabur dengan Melubangi Tembok Pakai Sendok Makan
Advertisement

Banpol di Sleman Cair, Setiap Parpol Peroleh Rp4.900 Per Suara Sah
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Elon Musk Masih Jadi Orang Paling Tajir Sejagad
- Dongkrak Produktivitas Pertanian, Kementan Genjot Distribusi Alsintan Modern Bagi Petani
- Penjualan Tiket Bus Lebaran di Sukoharjo Lesu, Banyaknya PHK Diduga Jadi Penyebab
- Khofifah Minta Bos Maspion Pastikan Tidak Ada PHK di Jatim
- Pemerintah Jepang Keluarkan Peringatan Ancaman Gempa Dahsyat, Perkiraan Korban hingga 300 Ribu Orang
- Prison Break Sorong, Tujuh Narapidana Lapas Kabur dengan Melubangi Tembok Pakai Sendok Makan
- Korban Gempa di Myanmar Terperangkap Enam Hari, Diselamatkan Tim SAR Malaysia
Advertisement
Advertisement