Advertisement

Istana Tunggu Proses BI Rampung Sebelum Bahas Reshuffle Kabinet

Fahmi Ahmad Burhan
Rabu, 28 Januari 2026 - 15:47 WIB
Maya Herawati
Istana Tunggu Proses BI Rampung Sebelum Bahas Reshuffle Kabinet Kabinet Merah Putih. - Setneg

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Isu reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Subianto kembali mengemuka seusai muncul kepastian kosongnya kursi Wakil Menteri Keuangan, menyusul persetujuan DPR RI terhadap Thomas A.M. Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Kekosongan jabatan tersebut memantik spekulasi publik tentang perombakan kabinet. Namun, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah belum membahas langkah reshuffle karena proses pengangkatan Thomas sebagai Deputi Gubernur BI masih berjalan.

Advertisement

“Akan tetapi belum [belum dibahas], kan belum selesai proses menjadi deputi gubernur BI. Harus tunggu dulu,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (28/1/2026).

Prasetyo menjelaskan, seusai seluruh tahapan pengangkatan Thomas rampung, Presiden Prabowo Subianto baru akan melakukan kajian terkait pengisian kembali posisi Wakil Menteri Keuangan. Presiden juga akan meminta berbagai pertimbangan sebelum menentukan sosok pengganti.

Meski demikian, Prasetyo menegaskan bahwa belum tentu kekosongan tersebut akan diikuti perombakan pada pos-pos lain di kabinet. Artinya, wacana reshuffle belum menjadi agenda langsung dalam waktu dekat.

Sebelumnya, Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Selasa (27/1/2026), secara aklamasi menyetujui Thomas A.M. Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Persetujuan ini diberikan seusai Komisi XI DPR RI menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap tiga kandidat pada awal pekan.

“Bahwa yang menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia pengganti Bapak Juda Agung yang mengundurkan diri adalah Bapak Thomas A.M. Djiwandono,” ujar Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun.

Thomas ditetapkan menggantikan Juda Agung yang resmi mengakhiri masa jabatannya per 13 Januari 2026. Proses ini sekaligus membuka babak baru dalam struktur kepemimpinan BI, sembari menyisakan satu kursi strategis di Kabinet Prabowo yang kini menunggu keputusan Presiden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Kamera Trap BKSDA Tak Temukan Macan di Semanu Gunungkidul

Kamera Trap BKSDA Tak Temukan Macan di Semanu Gunungkidul

Gunungkidul
| Rabu, 28 Januari 2026, 16:37 WIB

Advertisement

Wisata Bunga Sakura Asia Jadi Tren, Ini 5 Destinasi Favorit 2026

Wisata Bunga Sakura Asia Jadi Tren, Ini 5 Destinasi Favorit 2026

Wisata
| Rabu, 28 Januari 2026, 14:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement