Advertisement
Istana Tunggu Proses BI Rampung Sebelum Bahas Reshuffle Kabinet
Kabinet Merah Putih. - Setneg
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Isu reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Subianto kembali mengemuka seusai muncul kepastian kosongnya kursi Wakil Menteri Keuangan, menyusul persetujuan DPR RI terhadap Thomas A.M. Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Kekosongan jabatan tersebut memantik spekulasi publik tentang perombakan kabinet. Namun, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah belum membahas langkah reshuffle karena proses pengangkatan Thomas sebagai Deputi Gubernur BI masih berjalan.
Advertisement
“Akan tetapi belum [belum dibahas], kan belum selesai proses menjadi deputi gubernur BI. Harus tunggu dulu,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (28/1/2026).
Prasetyo menjelaskan, seusai seluruh tahapan pengangkatan Thomas rampung, Presiden Prabowo Subianto baru akan melakukan kajian terkait pengisian kembali posisi Wakil Menteri Keuangan. Presiden juga akan meminta berbagai pertimbangan sebelum menentukan sosok pengganti.
BACA JUGA
Meski demikian, Prasetyo menegaskan bahwa belum tentu kekosongan tersebut akan diikuti perombakan pada pos-pos lain di kabinet. Artinya, wacana reshuffle belum menjadi agenda langsung dalam waktu dekat.
Sebelumnya, Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Selasa (27/1/2026), secara aklamasi menyetujui Thomas A.M. Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Persetujuan ini diberikan seusai Komisi XI DPR RI menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap tiga kandidat pada awal pekan.
“Bahwa yang menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia pengganti Bapak Juda Agung yang mengundurkan diri adalah Bapak Thomas A.M. Djiwandono,” ujar Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun.
Thomas ditetapkan menggantikan Juda Agung yang resmi mengakhiri masa jabatannya per 13 Januari 2026. Proses ini sekaligus membuka babak baru dalam struktur kepemimpinan BI, sembari menyisakan satu kursi strategis di Kabinet Prabowo yang kini menunggu keputusan Presiden.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
- Terminal Jatijajar Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026
- Komisi III DPR Kecam Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS
Advertisement
Rute Mudik Lebaran 2026 Jakarta ke Jogja via Gerbang Tol Purwomartani
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Ketua Komisi A DPRD DIY Apresiasi Kesiapan TNI Hadapi Lebaran 2026
- Sinergi TNI-Warga Srimulyo Bantul Sukses Bangun Jalan 541 Meter
- Minyak Zaitun Ekstra Murni Disebut Dukung Fungsi Kognitif Otak
- Laporan Media Inggris Sebut Mojtaba Khamenei Koma, Fakta Belum Terkuak
- Wisuda USD 2026 Luluskan 646 Mahasiswa Angkat Tema Berakar Mekar
- BBM Terancam Mahal, Prabowo Kaji Kebijakan WFH dan Pangkas Hari Kerja
- OPINI: Ramadan dan Tren Bio-Hacking
Advertisement
Advertisement






