Piala Dunia 2026, Siswa Meksiko Libur Sekolah 3 Bulan
Pemerintah Meksiko mempercepat libur sekolah demi Piala Dunia 2026. Siswa akan menikmati masa libur hampir tiga bulan.
Supermoon - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Fenomena supermoon biru bakal terjadi malam ini Senin (19/8/2024). Ini yang pertama dari empat supermoon berturut-turut pada tahun 2024.
Supermoon terjadi saat bulan purnama bertepatan dengan jarak terdekat bulan ke Bumi dalam orbitnya. Hal ini membuat bulan tampak sedikit lebih terang dan lebih dekat dari biasanya, meskipun perbedaannya sulit dilihat dengan mata telanjang.
Menurut Fred Espanak , ahli gerhana dan astrofisikawan NASA yang sudah pensiun, akan ada empat bulan super pada tahun 2024, pada bulan Agustus, September, Oktober dan November.
Definisi Espanak tentang supermoon sebagai bulan purnama dalam jarak 90% dari pendekatan terdekatnya ke Bumi memberi kita empat hal untuk dilihat tahun ini.
Istilah "bulan purnama super" baru digunakan dalam 40 tahun terakhir, tetapi mendapat banyak perhatian pada akhir tahun 2016 ketika tiga bulan purnama super terjadi berturut-turut.
Bulan purnama super pada bulan November 2016 juga merupakan bulan purnama super terdekat dalam 69 tahun, meskipun bulan purnama super terdekat akan muncul pada tahun 2030-an.
Istilah "bulan purnama super" baru digunakan dalam 40 tahun terakhir, tetapi mendapat banyak perhatian pada akhir tahun 2016 ketika tiga bulan purnama super terjadi berturut-turut.
Bulan purnama super pada bulan November 2016 juga merupakan bulan purnama super terdekat dalam 69 tahun, meskipun bulan purnama super terdekat akan muncul pada tahun 2030-an.
Bertentangan dengan ungkapan klasik, bulan biru bukanlah fenomena astronomi yang langka. Jenis pertama, yang tidak akan muncul besok, terjadi kira-kira setiap beberapa tahun sekali, dan jenis lainnya bahkan lebih umum dari itu, biasanya terjadi setidaknya sekali setiap beberapa musim.
Supermoon terjadi beberapa kali dalam setahun, namun dua fenomena tersebut terjadi sekaligus lebih jarang terjadi: hampir terjadi sekali dalam satu dekade. Bagaimanapun, ini pasti layak untuk Anda lihat dari jendela Anda.
BACA JUGA: Pilkada Sleman, PKB Dikabarkan Keluar dari Koalisi Pengusung Kustini
Matahari akan terbenam tepat setelah jam 8 malam, namun saat ini cuacanya agak mendung. Langit cerah selalu memudahkan untuk melihat bulan, jadi jika ada awan tebal dan gelap, hal ini bisa jadi lebih sulit.
Pilihan terbaik Anda adalah keluar dari pusat kota dan menuju ke tempat yang polusi cahayanya lebih sedikit, jauh dari bangunan yang mungkin menghalangi pandangan Anda.
Anda tidak memerlukan peralatan apa pun untuk melihat supermoon ini, yang perlu Anda lakukan hanyalah mencari. Jangan ragu untuk membawa teleskop atau teropong ke bukit untuk mendapatkan pemandangan yang lebih baik.
Selama akhir pekan, Anda mungkin memperhatikan bahwa bulan lebih besar dan lebih terang dari biasanya, terutama malam ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pemerintah Meksiko mempercepat libur sekolah demi Piala Dunia 2026. Siswa akan menikmati masa libur hampir tiga bulan.
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
Transformasi ekonomi di DIY dan Jawa Tengah dinilai tidak sepenuhnya menggeser akar budaya lokal.
Jelang Iduladha 2026, Dispertapang Kulonprogo perketat pengawasan hewan kurban. PMK nol kasus, namun ancaman penyakit lain tetap diwaspadai.
PN Tipikor Bengkulu vonis bebas 4 terdakwa kasus korupsi lahan tol. Hakim sebut tidak ada unsur melawan hukum.
Simak jadwal lengkap SPMB SMA/SMK DIY 2026, kuota jalur, hingga tahapan pendaftaran. Pastikan tidak terlewat!