Advertisement
Pasien yang Diduga Alami Penyakit Kaki Gajah Tengah Diperiksa Lebih Lanjut
Ilustrasi - Petugas kesehatan melakukan perawatan medis kepada seorang warga yang diserang penyakit kaki gajah (Filariasis) di Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, Selasa (3/1/2023). (ANTARA - HO/Dok Dinas Peternakan Nagan Raya)
Advertisement
Harianjogja.com, KENDARI—Kasus pasien yang diduga mengalami kaki gajah kembali ditemukan di Indonesia. Kali ini kasus tersebut Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Provinsi Sulawesi Tenggara. Dinas Kesehatan setempat tengah menyelidiki kasus dugaan warga terkena penyakit kaki gajah (filariasis).
Kepala Dinas Kesehatan Koltim Ridwan Nasir, mengatakan saat ini pihaknya bekerja sama dengan Balai Laboratorium Kesehatan masyarakat (BLKM) Makassar dan Dinkes Provinsi Sultra sedang menyelidiki penyakit gajah tersebut. "Melalui kerja sama tiga instansi ini telah mulai melaksanakan kegiatan brugia impact survey (BIS), pengambilan darah pada malam hari untuk memeriksa mikroorganisme cacing filariasis ini pada warga, sekaligus untuk menentukan apakah penduduk wilayah setempat sudah terbebas dari penyakit filariasis," ujarnya, Kamis (23/5/2024).
Advertisement
Baca Juga
14.000 Warga Menderita Kaki Gajah
Nyamuk Wolbachia Sebabkan Kaki Gajah, Ini Faktanya
Dinkes Klaim Bantul Nihil Kasus Kaki Gajah
Ia mengatakan pihaknya melakukan kegiatan ini malam hari mulai pukul 22:00 sampai 02:00 WIB dini hari, karena mikroorganisme cacing filariasis dalam darah paling aktif di malam hari. Kegiatan ini dibantu oleh kepala desa, kepala dusun, petugas kesehatan desa/kader desa, Babinsa, Babinkantibmas dan Linmas.
”Ini merupakan salah satu wujud pelaksanaan program GEMAS (Gerakan Membangun dan Melayani Masyarakat) Kolaka Timur, yang selalu ditekankan bupati agar kita benar-benar terjun ke masyarakat melayani dengan baik,” ucapnya.
Kegiatan ini dilaksanakan pada 22-29 Mei 2024 di 12 kecamatan yang terdiri atas 30 desa dan kelurahan yang di tentukan oleh Kementerian Kesehatan, dengan sasaran 30-50 jiwa per desa atau kelurahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Puncak Arus Kedatangan Pemudik di Bantul Terjadi Hari Ini
- Polisi Sebut Pelaku Penyiraman Air keras Tokoh KontraS Lebih Empat Ora
- Rahang Tuna Bakar Jadi Menu Baru Andalan di Jogja, Ini Keistimewaannya
- Akhir Pekan Jadi Waktu Favorit Wisatawan Kunjungi Kawasan Kaliurang
- DPR Bentuk Panja Kawal Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
- Film Pelangi di Mars: Ambisi Besar Sci-Fi Lokal Berstandar Global
- Wisata Candi Prambanan Tutup Total Saat Perayaan Nyepi Saka 1948
Advertisement
Advertisement







