Advertisement
Alat Peringatan Dini Banjir Bandang Bakal Dipasang di Tujuh Aliran Sungai Marapi
Arsip foto - Petugas dibantu warga melakukan evakuasi warga pasca banjir bandang di Nagari Bukik Batabuah, Agam, Sumatera Barat, Minggu (12/5/2024). Banjir bandang akibat meluapnya aliran air lahar dingin Gunung Marapi serta hujan deras di daerah itu. ANTARA FOTO/Iggoy El Fitra/Lmo - Spt / pri.
Advertisement
Harianjogja, TANAH DATAR- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan memasang early warning system (EWS) atau sistem peringatan dini pada tujuh aliran sungai yang berhulu dari Gunung Marapi, Sumatera Barat (Sumbar) guna mengantisipasi banjir bandang.
"Setelah rapat bersama BNPB disepakati untuk pemasangan sistem peringatan dini banjir bandang atau galodo pada tujuh aliran sungai yang berhulu dari Gunung Marapi," kata Bupati Tanah Datar Eka Putra di Kabupaten Tanah Datar, Rabu (22/5/2024)
Advertisement
Bupati menyampaikan, sistem peringatan dini akan dipasang di daerah Padang Laweh, Lima Kaum, Gurun, Sumpur, Sungai Jambu, Parambahan, Tabek Ganggang, Simpang Manunggal, dan Rambatan.
Selanjutnya BNPB juga akan memasang EWS di Labuatan, Simabur, Batu Basa, dan Galogandang. Kemudian alat sensor juga dipasang di Kantor Wali Nagari (kantor desa) Pariangan, di Sawah Linggungan dan Guguak Malalo.
Saat ini pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama BNPB sedang memasifkan sosialisasi kepada masyarakat terkait pemasangan sistem peringatan dini tersebut.
BACA JUGA: Mensos Risma Minta Warga Dekat Sungai Jalur Banjir Lahar Hujan Marapi Segera Diungsikan
Eka Putra menyampaikan, setelah sosialisasi disampaikan kepada publik, maka BNPB bersama pemerintah daerah segera memasang sistem peringatan dini maupun sirine di sejumlah titik yang dianggap rawan.
Sosialisasi pemasangan sistem peringatan dini banjir bandang penting disampaikan kepada masyarakat. Tujuannya agar warga mengetahui langkah dan mitigasi yang dilakukan apabila sistem tersebut mengirimkan sinyal atau tanda-tanda bahaya.
Kemudian, sosialisasi ini juga bertujuan agar masyarakat secara bersama memiliki kesadaran untuk menjaga alat yang dipasang. Sebab, bupati khawatir ada pihak yang tidak bertanggung jawab sehingga merusak EWS atau mencuri alat tersebut.
"Yang perlu dipahami adalah kita bersama harus menjaga alat ini agar terhindar dari bahaya," katanya.
Eka mengatakan, pemasangan sistem peringatan dini dan sirine pada tujuh aliran sungai yang berhulu dari Gunung Marapi tersebut seluruhnya menggunakan anggaran BNPB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Operasi Keselamatan Progo Sasar Balap Liar-Kendaraan Tak Laik Jalan
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Janice Tjen Bikin Kejutan, Lolos Babak Kedua Abu Dhabi Open 2026
- Google Perpanjang Dukungan Pixel Tablet hingga Juni 2028
- PSM Makassar vs Semen Padang Masih Buntu di Babak Pertama
- Trump Murka di Grammy Awards 2026, Trevor Noah Diancam Gugatan
- Polusi Sungai Yamuna Picu Krisis Air Bersih Berkepanjangan di India
- Anggaran Rp160 Juta Digelontorkan, Ini Titik Pemberian Pakan Monyet
- Demi Tiket Piala Dunia, Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam
Advertisement
Advertisement



