Survei Segara Research: 73,8% Ojol Gabung karena Tak Dapat Kerja Formal
Survei Segara Research Institute menunjukkan 73,8 persen ojol bergabung sebagai pekerja gig karena tidak mendapatkan pekerjaan formal.
Presiden Joko Widodo menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Paralympic Training Center di Bumi Perkemahan Delingan, Kabupaten Karanganyar, Solo, Jawa Tengah, Jumat (8/3/2024). Istimewa/Kemenpora
Harianjogja.com, JAKARTA—Komisi Nasional Disabilitas (KND) menyatakan pembangunan Sentra Pelatihan Atlet Paralimpiade (Paralympic Training Center) bukan hanya pusat latihan para-atlet, tetapi juga dapat menjadi upaya negara mendukung sekaligus meningkatkan kesejahteraan.
Menurut Komisioner KND Kikin Tarigan, pembangunan sentra pelatihan tersebut secara tidak langsung juga ikut memperbaiki proses pembinaan para-atlet, baik sebelum maupun sesudah musim pertandingan.
“Kami beranggapan ini menjadi batu loncatan untuk dukungan lainnya. Dengan adanya pembangunan sarana prasarana terpusat, nanti mengikut perbaikan sistem pembinaan atlet, termasuk kualitas pelatih juga jadi membaik,” kata Kikin di Jakarta, Senin (18/3/2024).
Dengan adanya perbaikan proses pembinaan dampak dari pembangunan sentra pelatihan tersebut, kualitas keterampilan para-atlet juga meningkat sehingga memberi peluang bagi mereka untuk dapat mengikuti lebih banyak pertandingan.
Hal itu, kata dia, secara tidak langsung juga telah ikut membangun sistem manajemen atlet yang terpadu sebagai sebuah profesi, sehingga para-atlet dapat mempersiapkan penghidupan yang lebih baik sebelum memasuki masa purnabakti.
Baca Juga
NPC Bantul Keluhkan Bonus Atlet yang Jauh dari Harapan
Kejurda NPC DIY 2023: Melibatkan Atlet dari SLB dan Sekolah Inklusi
Ikuti Karnaval, NPC Kulonprogo Bawa Semangat Kesetaraan
Sebelumnya pada Jumat (8/3/2024), pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melakukan Groundbreaking Sentra Pelatihan Atlet Paralimpiade (Paralympic Training Center) bertempat di kawasan Bumi Perkemahan Delingan, Kabupaten Karanganyar, Solo, Jawa Tengah.
Sentra yang dibangun di atas lahan seluas 8 hektare tersebut akan memiliki fasilitas gedung olahraga, lapangan atletik, kolam renang utama, kolam pemulihan, boccia, lapangan menembak, tenis meja, badminton, dan ruang multifungsi. Di lokasi yang sama, Kemenpora juga akan membangun dua tower berlantai lima untuk 188 kamar bagi para-atlet.
Pada kesempatan itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa gagasan membangun pusat pelatihan bagi para atlet disabilitas sudah ada sejak lama.
Oleh karena itu, Jokowi berharap training center untuk atlet-atlet paralimpiade nantinya dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk berlatih, memotivasi guna mencetak prestasi yang lebih baik dan mengharumkan nama Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Survei Segara Research Institute menunjukkan 73,8 persen ojol bergabung sebagai pekerja gig karena tidak mendapatkan pekerjaan formal.
Panjat tebing Indonesia gagal menambah medali dari nomor lead putra dan putri di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Eskalator Stasiun Duri mengalami gangguan dan bergerak mundur. Sebanyak 12 penumpang luka ringan dan mendapat penanganan medis.
Lisman Puja Kesuma, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY dan Bendahara DPD Gerindra DIY meninggal pada Sabtu (3/10/2026).
Jarak pandang 600 meter membuat delapan penerbangan di Bandara SMB II Palembang tertunda, terdiri atas empat kedatangan dan empat keberangkatan.
Pemkab Gunungkidul mulai memverifikasi 30 gerai KDMP yang telah dibangun. Operasional masih menunggu proses verifikasi dan validasi.