Advertisement
Gegara Anak Lakukan Penganiayaan, Edward Tannur Dinonaktifkan dari Anggota DPR
PKB Nonaktifkan Edward Tannur dari Anggota DPR. Tersangka Gregorius Ronald Tannur di Polrestabes Surabaya, Jawa Timur, Jumat (6/10/2023). ANTARA/Didik Suhartono - aa.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Edward Tannur resmi dinonaktifkan dari ketugasannya sebagai anggota Komisi IV DPR RI. Keputusan penonaktifan Edwar tersebut diambil Partai Kebangkitan bangsa (PKB) setelah putranya Gregorius Ronald Tannur diduga melakukan penganiayaan terhadap DSA hingga meninggal dunia.
Sekretaris Jenderal PKB Hasanuddin Wahid menyatakan pihaknya memilih menonaktifkan Edward agar kadernya itu bisa fokus pada penyelesaian masalah penganiayaan yang diperbuat Ronald.
Advertisement
"Kami dari DPP PKB memutuskan sejak malam ini [Minggu, 8 Oktober 2023] untuk menonaktifkan saudara Edward Tannur dari semua tugasnya di komisi. Dalam konteks ini, namanya sanksi, kami jatuhkan pencabutan dia dari anggota komisinya dan besok [Senin, 9 Oktober 2023] PKB ajukan surat pencabutan dari komisinya itu di DPR," kata Hasanuddin di Kota Malang, Minggu (8/10/2023) malam, dikutip dari siaran pers.
Dia mengaku PKB memberi perhatian khusus kepada kasus yang melibatkan kadernya ini. Menurutnya, PKB berpihak pada korban.
“Karena kami sangat prihatin terjadi hal semacam itu dan hati kami ada di korban,” kata Hasanuddin.
BACA JUGA: Banyak Survei Menempatkan Anies-Imin di Posisi Terbawah, Begini Respons Muhaimin Iskandar
PKB, lanjutnya, bakal meminta Edward untuk menghadapi kasus yang menimpa Ronald sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Hasanuddin mengklaim PKB tidak akan melakukan intervensi pada proses hukum yang berlangsung.
"Ini bentuk sanksi kami sembari kami beri kesempatan atas persoalan yang terjadi, agar dia segera membantu sebisa mungkin persoalan bisa selesai secara hukum," tutupnya.
Sebelumnya, sempat viral kabar di media sosial anak anggota DPR yang dikabarkan menganiaya pacarnya hingga meninggal. Belakangan, PKB mengakui terduga pelaku merupakan anak dari kadernya Edward Tannur.
Edward merupakan pria kelahiran Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 02 Desember 1961. Dia sukses menjadi anggota DPR RI 2019-2024 usai nyaleg lewat PKB di daerah pemilihan NTT II yang meliputi Pulau Sumba dan Pulau Timor.
Sumber: Bisnis.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Belum Tahan Yaqut dan Gus Alex, Tunggu Proses Lengkap
- Yaqut Resmi Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Segini Daftar Kekayaannya
- Bahlil: Tambang untuk Ormas Tetap Jalan Meski Diuji MK
- Ketegangan Baru: Uni Eropa Kritik Klaim Donald Trump atas Greenland
- Pencurian Baut Rel di Blitar Ancam Keselamatan Kereta
Advertisement
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
- Campak Serang 1.248 Warga Pamekasan, 12 Balita Meninggal
- Motif Ekonomi, Pelaku Pencurian Anjing di Sleman Minta Maaf
- Efisiensi Anggaran, Belanja Kementerian-Lembaga Tetap Melonjak
- Rusia Kecam AS Sita Tanker Marinera di Laut Lepas
- Birokrasi Unggul, Kulon Progo Raih Penghargaan Manajemen Talenta BKN
- Kunjungan Wisman via YIA November 2025 Turun Secara Bulanan
- Bonus Atlet SEA Games Rp480 Miliar Dipastikan dari APBN
Advertisement
Advertisement




