Amien Rais Hadiri Apel Akbar Partai Ummat, Bicara Kedaulatan Digital hingga Polusi Jakarta
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Partai Ummat menggelar apel akbar yang dihadiri ratusan kader di Kantor DPW Partai Ummat DIY, Kotagede, Kota Jogja, Sabtu (26/8/2023). Politikus Amien Rais yang juga Ketua Majelis Syuro hadir memberikan orasi politik.
Amien menyinggung soal kekhawatiran terhadap Indonesia yang bisa dimata-matai secara digital oleh negara asing. Oleh karena itu Partai Ummat menggaungkan istilah kedaulatan digital.
Advertisement
“China menyedot hampir mungkin 70 persen akan lebih dari 100 persen itu menimbulkan kita sudah telanjang, kita di mana akan terpantau, kita sedang apa juga akan diikuti,” kata Amien.
BACA JUGA : Jadi Khatib Salat Iduladha di Transmart, Amien Rais Minta Anak Muda Berjuang
Ia mengaku tak paham soal teknologi modern seperti artificial intelligence (AI) dan sejenis teknologi modern lainnya, akan tetapi Indonesia menurutnya harus mencapai kemandirian digital agar data yang dimiliki tidak mudah diobok-obok negara asing
“Jadi saya jelas buta huruf dalam arti AI, tapi anda sekalian bisa melihat ini ada ratusan ribu mobil saat ini di jalan di Jawa, kalau anda minta bantuan minta mengarahkan kemana harus pergi dengan GPS, itu satu demi satu bisa dimonitor lewat satelit. Saya turun mobil kelihatan memang betapa lompatan teknologi IT dan AI memangdi luar imajinasi kita,” ucapnya.
Selanjutnya Amien menyinggung soal polusi udara Jakarta. Menurutnya upaya mengurangi beroperasinya jutaan mobil sangat mustahil dilakukan.
“Sekarang ini semua bicara global warming dan climate change. Jakarta mendung bukan karena awan tetapi karena kotor sekali. Sehingga disarankan sebaiknya Jakarta dikurangi jutaan mobil. Kurangi pakai mobil suatu hal mustahil kalau ekonomi macet,” ucapnya.
Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi melihat sejumlah proyek teknologi digital lebih banyak dikendalikan perusahaan asing. Bahkan salah satu perusahaan asing juga membangun data center di Indonesia. Menurutnya ini perlu dikhawatirkan karena ke depan pemilik data adalah yang akan memiliki pengaruh besar terhadap kondisi dunia. Karena dengan dengan data dan komputasi bisa melakukan berbagai hal termasuk menguasai sebuah bangsa.
BACA JUGA : Diwakili Denny Indrayana, Partai Ummat Besutan Amien Rais Resmi Gugat KPU ke Bawaslu
“Ini harus ada regulasinya untuk membentengi diri dari hal-hal dampak digital yang negatif seperti judi online pornografi dan dari upaya penetrasi asing ingin mengambil hal-hal penting. Kami akan menginisiasi membuat platform digital yang beradab, santun, mandiri sehingga tercipta kedaulatan digital,” kata ahli Teknik Informatika yang juga mantan dosen UII ini.
Ketua DPW Partai Ummat DIY Dwi Kuswantoro menyatakan apel akbar itu diikuti oleh perwakilan kader dari seluruh DIY. Ia memastikan pengurus Partai Ummat di DIY telah terbentuk hingga level paling bawah. Selain itu rumah pemenangan juga telah dibentuk di lima kabupaten dan kota.
“Sehingga kami optimistis menatap 2024 ini karena semua infrastruktur partai sudah siap,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Terkait Pemulangan Mary Jane, Filipina Sebut Indonesia Tidak Minta Imbalan
- Polisi Tembak Polisi hingga Tewas di Solok, Polda Sumbar Dalami Motifnya
- Eks Bupati Biak Ditangkap Terkait Kasus Pelecehan Anak di Bawah Umur
- Profil dan Harta Kekayaan Setyo Budiyanto, Jenderal Polisi yang Jadi Ketua KPK Periode 2024-2029
- Pakar Hukum Pidana Nilai Penetapan Tersangka Tom Lembong Masih Prematur
Advertisement
Aliansi Muda Muhammadiyah Janji Menangkan Kustini-Sukamto di Pilkada Sleman
Advertisement
Ini Lima Desa Wisata Paling Mudah Diakses Wisatawan Menurut UN Tourism
Advertisement
Berita Populer
- 687 Warga Negara Asing Terjaring Operasi Jagratara, Pelanggaran Izin Tinggal Mendominasi
- Warga Palestina Sambut Baik Surat Mahkamah Pidana Internasional untuk Menangkap Netanyahu
- Yusril Sebut Pemulangan DPO kasus Judi Online dari Filipina Gunakan Perjanjian MLA
- Polri Sebut Telah Menindak 85 Influencer yang Promosikan Judi Online
- Profil dan Harta Kekayaan Setyo Budiyanto, Jenderal Polisi yang Jadi Ketua KPK Periode 2024-2029
- Eks Bupati Biak Ditangkap Terkait Kasus Pelecehan Anak di Bawah Umur
- Catatan Hitam Pilkada, Pelajar Meninggal Dunia dalam Kericuhan Saat Kampanye Terbuka di Bima
Advertisement
Advertisement