Advertisement
Manipulasi Saham MPAM Terbongkar, Tiga Orang Jadi Tersangka
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak memberikan keterangan pers di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2026). (ANTARA - Nadia Putri Rahmani)
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pasar modal yang melibatkan PT Minna Padi Aset Manajemen (MPAM).
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak, mengatakan para tersangka terdiri atas DJ selaku Direktur Utama PT MPAM, ESO sebagai pemegang saham PT MPAM beserta sejumlah perusahaan afiliasi, serta EL yang merupakan istri dari ESO.
Advertisement
Ade menjelaskan, dalam proses penyidikan ditemukan adanya transaksi saham yang dijadikan underlying asset produk reksadana PT MPAM yang berasal dari pasar negosiasi dan pasar reguler.
Transaksi tersebut dilakukan menggunakan akun reksadana antara ESO dan ESI yang merupakan adik ESO, termasuk melibatkan sejumlah perusahaan yang terafiliasi dengan PT MPAM.
BACA JUGA
“ESO dan pihak terkait memanfaatkan perusahaan manajer investasi miliknya, yakni PT MPAM, untuk meraup keuntungan. Caranya dengan membeli saham afiliasi pada produk reksadana PT MPAM dengan harga rendah, kemudian menjualnya kembali ke produk reksadana lainnya dengan harga jauh lebih tinggi,” ujar Ade di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2026).
Dalam pengusutan perkara ini, penyidik telah memeriksa sebanyak 44 orang saksi serta sejumlah ahli pidana dan pasar modal.
Selain menetapkan tersangka, penyidik juga melakukan pemblokiran terhadap 14 subrekening efek milik PT MPAM dan perusahaan-perusahaan afiliasinya.
Dari jumlah tersebut, enam subrekening efek merupakan milik reksadana dengan nilai aset saham mencapai sekitar Rp467 miliar berdasarkan harga efek per 15 Desember 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- MRP Kecam Penembakan Pilot Smart Air oleh KKB di Papua
- Satgas Ungkap 20 KKB Serang Pesawat Smart Air di Papua, Dua Kru Tewas
- DPR Desak SKB Tiga Menteri Atasi 11 Juta PBI BPJS Nonaktif
- Gempa Donggala M4,1 Guncang Sulteng, BMKG Ungkap Penyebabnya
- Pendaftaran Calon Pimpinan OJK Dibuka, Begini Tahapan dan Syaratnya
Advertisement
Jadwal Bus Sinar Jaya Rute Jogja-Parangtritis dan Baron, Minggu 15 Feb
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Utang Pemerintah Tembus Rp9.637,9 Triliun, Rasio 40,46 Persen PDB
- Bank Jateng Resmikan KCP RSUD Moewardi dan Donasi Ambulans
- BGN Cairkan Rp32,1 Triliun Dana MBG, Perputaran Uang Tembus Rp29 T
- DLH Luncurkan Gerakan Kulonprogo ASRI, Ini Tujuannya
- Yu Beruk Wafat, Duka Seni Tradisi Yogyakarta
- Bareskrim Polri Tahan Tersangka Kasus Pemalsuan Status Nikah di KTP
- Trump Ancam Iran, Kapal Induk AS ke Timur Tengah
Advertisement
Advertisement






