Advertisement

Promo Sumpah Pemuda Harjo

Makin Canggih, Israel Gunakan AI Untuk Operasi Militer Udara Mematikan

Crysania Suhartanto
Minggu, 16 Juli 2023 - 20:37 WIB
Abdul Hamied Razak
Makin Canggih, Israel Gunakan AI Untuk Operasi Militer Udara Mematikan Israel memanfaatkan kecerdasan buatan alias Artificial Intelligence (AI) untuk operasi militer - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Pasukan Pertahanan Israel menggunakan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk memilih target serangan udara dan mengatur logistik perang.

Tak hanya itu, AI jenis lain yang disebut Fire Factory dapat menghitung amunisi, menetapkan ribuan target ke pesawat dan drone musuh, serta mengusulkan jadwal untuk memulai serangan.

Advertisement

BACA JUGA: Gawat! Perang Besar Israel-Palestina Bisa Meletus di Jenin

Informasi tersebut dikutip dari Bloomberg di mana AI yang digunakan Israel diperoleh dari data dalam jumlah besar yang didapatkan oleh komputer. Kendati demikian, sistem ini tetap diawasi oleh operator manusia yang memeriksa dan menyetujui target individu serta serangan udara.

Israel memilih menggunakan kecerdasan buatan untuk operasi mematikan ini karena dipercaya AI dapat melampaui kemampuan manusia dan dapat membantu mengurangi korban militer. 

Di lain sisi, banyak kritikus yang menentang hal ini. Dosen hukum internasional Hebrew University of Jerusalem, Tal Mimran, menyatakan jika terjadi kesalahan dalam kecerdasan buatan tersebut akan sangat berbahaya dan dapat merugikan negara.

Selain itu, Mimran juga menanyakan jika terjadi kesalahan tersebut, siapa orang yang akan disalahkan. "Jika ada kesalahan dalam perhitungan AI, dan jika AI tidak dapat dijelaskan, lalu siapa yang kita salahkan atas kesalahan tersebut," ujar Mimran.

BACA JUGA: Waspada! Kecerdasan Buatan Tanpa Etika Bisa Jadi Ancaman Manusia

Sebagai informasi, ini bukan pertama kalinya AI digunakan oleh militer Israel.

Pada saat konflik 11 hari di Gaza pada 2021, banyak pihak yang menyatakan bahwa saat itu merupakan "perang AI" pertama di dunia. 

Pasalnya, Israel diketahui mengidentifikasi landasan peluncuran roket dan mengerahkan kawanan drone dengan kecerdasan buatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

alt

Siaga Darurat Kekeringan di Gunungkidul Diperpanjang, Sudah 2.000 Tangki Air Disebar

Gunungkidul
| Selasa, 03 Oktober 2023, 14:17 WIB

Advertisement

alt

Danau Toba Dikartu Kuning UNESCO, Sandiaga: Ini Jadi Alarm

Wisata
| Senin, 02 Oktober 2023, 21:50 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement