Advertisement
Kapal Selam Pencari Titanic Hilang, Tim Penyelamat Cuma Punya Waktu hingga Kamis
Pencarian Titan, kapal selam tur Titanic yang hilang, terus dilakukan - OceanGate.
Advertisement
Harianjogja.com, SOLO—Pencarian kapal selam tur Titanic, Titan, yang hilang kontak terus dilakukan oleh regu penyelamat. Kapal selam Titan hilang kontak sekitar 1 jam 45 menit setelah berangkat menuju tur ke reruntuhan kapal Titanic di tenggara Kanada, Minggu (18/6/2023).
Tim penyelamat dari Amerika Serikat dan Kanada pun dikerahkan untuk mencari kapal selam Titan milik OceanGate Expeditions tersebut.
Advertisement
Namun, regu penyelamat harus berpacu dengan waktu untuk menemukan bangkai kapal selam Titan dan lima penumpang yang ada di dalam.
BACA JUGA : Unik, Pria Ini Bangun Rumah Berbentuk Kapal Titanic
Dilansir dari Reuters, spesifikasi kapal selam Titan memungkinkan untuk berada di bawah permukaan laut selama 96 jam atau sekitar empat hari sebelum udara di dalam kapal tersebut habis.
Artinya, kelima penumpang yang hilang bersama kapal selam Titan harus ditemukan sebelum Kamis. Sebab setelah itu penumpang akan kehabisan udara.
Pesawat AS dan Kanada telah mencari lebih dari 7.600 mil persegi laut lepas, Kapten Penjaga Pantai AS Jamie Frederick mengatakan kepada wartawan pada konferensi pers pada hari Selasa (20/6/2023).
Militer Kanada telah menjatuhkan pelampung sonar untuk mendengarkan suara yang mungkin datang dari Titan. Sebuah kapal komersial dan kapal selam laut dalam yang dikendalikan dari jarak jauh juga mencari di dekat lokasi tersebut, kata Frederick.
Secara terpisah, sebuah kapal penelitian Prancis yang membawa kapal robot selam dalam dikirim ke area pencarian atas permintaan Angkatan Laut AS dan diperkirakan tiba Rabu (21/6/2023) malam waktu setempat, kata lembaga penelitian Ifremer.
Tim penyelamat menghadapi tantangan yang besar dalam menemukan Titan dan menyelamatkan orang-orang di dalamnya, menurut para ahli.
Jika kapal selam mengalami keadaan darurat di tengah penyelaman, pilot kemungkinan akan melepaskan pemberat untuk mengapung kembali ke permukaan, menurut Alistair Greig, seorang profesor teknik kelautan di University College London.
BACA JUGA : Video Penampakan Bangkai Kapal Titanic Dirilis
Tetapi tanpa komunikasi, menemukan kapal selam seukuran mobil van di Samudera Atlantik yang luas adalah pekerjaan berat. Kapal selam juga disegel dengan baut dari luar untuk mencegah penghuninya melarikan diri tanpa bantuan, bahkan jika telah muncul ke permukaan.
Jika Titan berada di dasar laut, upaya penyelamatan akan lebih menantang karena kondisi ekstrem lebih dari 2 mil di bawah permukaan. Titanic terletak 12.500 kaki (3.810 meter) di bawah air, di mana tidak ada sinar matahari yang dapat menembus.
Hanya peralatan khusus yang dapat mencapai kedalaman seperti itu tanpa dihancurkan oleh tekanan air yang sangat besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Belum Tahan Yaqut dan Gus Alex, Tunggu Proses Lengkap
- Yaqut Resmi Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Segini Daftar Kekayaannya
- Bahlil: Tambang untuk Ormas Tetap Jalan Meski Diuji MK
- Ketegangan Baru: Uni Eropa Kritik Klaim Donald Trump atas Greenland
- Pencurian Baut Rel di Blitar Ancam Keselamatan Kereta
Advertisement
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal SIM Keliling Kota Jogja Hari Ini, 9 Januari 2026
- Empat WNA Tewas, Nakhoda dan ABK Kapal Labuan Bajo Jadi Tersangka
- Sunaryanta Resmi Pimpin PSI DIY, Dilantik Kaesang di Gunungkidul
- Jalur Trans Jogja, Jumat 9 Januari 2026
- Brand EV Sony-Honda, Afeela Pamer SUV EV Prototipe 2026 di CES
- Benelli TRK 602 X Resmi Meluncur, Suksesor Tangguh TRK 502
- Febriana/Meilysa Tersingkir di Perempat Final Malaysia Open 2026
Advertisement
Advertisement




