Advertisement
Pembangunan IKN Ditargetkan Mencapai 60% Akhir Tahun Ini
Presiden Jokowi saat memperlihatkan lokasi dibangunnya di pusat latihan atau training center di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Jumat (24/2/2023). - PSSI
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dapat mencapai 60% hingga akhir 2023.
Ketua Satgas Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Hidayat Sumadilaga menjelaskan, pada tahun ini pihaknya akan menyelesaikan sejumlah proyek di IKN meliputi Bendungan Sepaku Semoi, Intake Sepaku, serta sejumlah pekerjaan land development area.
Advertisement
"Masih kami evaluasi mudah-mudahan bisa di atas 60 persen," ujarnya kepada Bisnis, Senin (22/5/2023).
Danis menuturkan, hingga Mei 2023, progres pembangunan IKN telah mencapai 29 persen. Realisasi tersebut meningkat jika dibandingkan saat April 2023 yang baru mencapai 27 persen.
Adapun, untuk proyek yang tengah dikerjakan hingga Mei 2023, yakni masih pada penyelesaian Bendungan Sepaku dan intake Sepaku.
BACA JUGA: Dilantik Jadi Sekda DIY, Beny Suharsono Fokus Wujudkan RPJMD 2022-2027
Selain itu, fokus pekerjaan lainnya adalah penyelesaian pembangunan Istana Negara, kantor presiden, dan kantor kementerian koordinator, serta infrastruktur jalan.
Danis mengatakan, selain proyek yang telah berkontrak sejak tahun lalu, pihaknya telah memulai beberapa kontrak baru proyek infrastruktur IKN Nusantara.
"Pengerjaan sesuai dengan target," ungkapnya. Sebelumnya, Danis menyampaikan, progres pembangunan istana negara dan kawasan kantor presiden di IKN hingga saat ini mencapai sekitar 12%.
BACA JUGA:
Dia meyakinkan bahwa progres tersebut masih berjalan sesuai dengan jadwal pemerintah. Pihaknya juga terus mengupayakan percepatan dalam penyelesaiannya sehingga pelaksanaan upacara HUT RI 2024 dapat dilaksanakan di area tersebut.
"Di depan istana presiden ada area lapangan untuk upacara Agustus 2024. Sejauh ini progres masih on track schedule jadi masih dalam rencana. Progresnya masih dalam rencana jadi insyaallah, Agustus 2024 bisa digunakan," ujarnya.
Adapun, istana negara di IKN Nusantara dibangun di atas lahan seluas 100 hektare (ha). Kawasan istana negara nantinya akan memiliki luas 50 ha dan memiliki taman botani seluas 50 ha.
Proyek pembangunan gedung istana negara dan lapangan upacara pada kawasan istana kepresidenan di IKN Nusantara senilai Rp1,34 triliun dikerjakan oleh PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. (PTPP).
Sementara itu, bangunan gedung sekretariat presiden dan bangunan Ppendukung pada kawasan istana kepresidenan di IKN Nusantara senilai Rp1,35 triliun dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Proyek tersebut telah dimulai sejak November 2022 tanpa dilakukan prosesi groundbreaking dari pemerintah. (Sumber: Bisnis.com)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
Advertisement
Jelang Lebaran 2026, Jukir TKP Ngabean Deklarasi Antinuthuk Tarif
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Viral Rawat Orang Tua, Fendi Gunungkidul Dijamin Sekolah Lagi
- Prancis Tahan Kapal Induk di Mediterania, Tak Kirim ke Hormuz
- Tol Fungsional Purwomartani Dibuka, Arus Mudik KP Diprediksi Landai
- IRGC Tegaskan Selat Hormuz Tak Ditutup, Hanya Dikendalikan Iran
- Magelang Perkuat Koordinasi Jelang Lebaran dan Arus Mudik
- Cara Isi Saldo e-Toll via M-Banking, Praktis untuk Mudik
- 109 Pedagang Pantai Sepanjang Terima Kekancingan Tanah SG
Advertisement
Advertisement








