Laba Bersih BEI Tembus Rp1,07 Triliun, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Laba bersih BEI mencapai Rp1,07 triliun pada 2025, naik 59,4% dan menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah Bursa Efek Indonesia.
Harianjogja.com, PADANG— Masyarakat di sepanjang pesisir pantai Sumatera Barat panik setelah keluar peringatan dini Tsunami dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Peringatan dini tersebut keluar usai gempa M6,9 di Mentawai, Sumatra Barat, pada Selasa (25/4) pagi.
Situasi adanya Peringatan Dini Tsunami itu diketahui oleh masyarakat melalui situs resmi BMKG yang disebar di grup whatsapp. Hal ini sempat menimbulkan kegelisahan oleh masyarakat, karena peringatan dini tsunami malah diketahui di media sosial.
"Kata pemerintah ada sirine yang ditempatkan di wilayah pantai yang berguna untuk memberikan peringatan terjadi tsunami kepada masyarakat. Tapi kenapa sirine tidak berbunyi disaat gempa Mentawai pagi tadi itu, tapi malah diingatkan melalui ponsel," kata Syaiful, warga Padang, Selasa (24/4/2023).
Menurutnya dalam situasi yang terjadi kini, dimana beberapa hari sebelumnya juga telah terjadi gempa yang cukup sering di Mentawai dan Nias, penting untuk pemerintah menyiapkan sarana dan prasarana yang dapat digunakan masyarakat sebagai informasi dan tempat evakuasi bagi masyarakat.
"Sirine itu perlu dipastikan kembali, apakah masih berfungsi atau tidak," tegasnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar Rumainur mengatakan alasan tidak dibunyikannya sirine itu, karena wilayah Sumbar tidak termasuk Siaga tsunami, tapi status Waspada.
"BMKG mengeluarkan status Siaga Tsunami untuk wilayah Sumatra Utara, kalau untuk wilayah Sumbar status Waspada. Kalau status Waspada, memang tidak kita bunyikan sirinenya," ujar dia.
Menurutnya bila BMKG menyatakan wilayah Sumbar Siaga Tsunami, barulah akan dibunyikan sirine peringatan tsunami tersebut.
"Kita tidak bisa asal bunyi, nanti masyarakat malah tambah panik," sebutnya.
Rumainur menegaskan hal utama yang perlu dilakukan adalah evakuasi mandiri, meskipun itu peringatan dini tsunami hanya di ponsel melalui situs resmi BMKG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Laba bersih BEI mencapai Rp1,07 triliun pada 2025, naik 59,4% dan menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah Bursa Efek Indonesia.
Inggris menyingkirkan Meksiko 3-2 di Stadion Azteca dan melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 untuk menghadapi Norwegia.
Pencurian besar di Museum Perhiasan Lalique Prancis: 20 koleksi senilai Rp82 miliar hilang. Pencuri kabur meski alarm berbunyi, polisi selidiki.
Media Brasil hantam Carlo Ancelotti dan Neymar usai kalah 1-2 dari Norwegia. Haaland dipuji, Ancelotti disebut "bencana", Neymar dianggap "skandal".
Rupiah melemah ke Rp17.996 per dolar AS dan semakin dekat level Rp18.000. Penguatan dolar serta sentimen global masih membayangi pasar.
China tanam 66 miliar pohon di Great Green Wall. Hutan buatan tumbuh 66% lebih cepat, tapi hutan alami lebih unggul untuk penyimpanan karbon jangka panjang.