Bansos Beras 30 Kg Cair Oktober 2026, Cek NIK Penerima
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.
Foto ilustrasi seismograf pencatat getaran gempa. - Foto dibuat oleh AI StockCake
Harianjogja.com, MUNA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Muna dan Muna Barat, Sulawesi Tenggara, Sabtu malam, dipicu aktivitas sesar aktif.
Gempa terjadi pada pukul 18.55 Wita dengan magnitudo 3,4. Episenter gempa berada di darat, sekitar 9 kilometer utara Kabupaten Muna, pada kedalaman 7 kilometer.
Berdasarkan peta guncangan BMKG, getaran dirasakan di wilayah Lasalepa dan Watopute di Kabupaten Muna serta Kecamatan Kusambi, Muna Barat, dengan intensitas II–III MMI atau getaran ringan yang terasa di dalam rumah.
Kepala BBMKG Wilayah IV Irwan Slamet mengatakan bahwa gempa bumi tersebut terjadi sekitar pukul 18.55 Wita. "Wilayah Lasalepa dan Watopute Kabupaten Muna, serta wilayah Kusambi Kabupaten Muna Barat diguncang gempa bumi tektonik," kata Irwan Slamet, Sabtu (3/1/2026) malam.
Dia menyebutkan bahwa hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 3,4. Sedangkan, episenter gempa bumi tersebut terletak pada koordinat 4,75 Lintang Selatan (LS), 122,71 Bujur Timur (BT).
"Atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 9 kilometer Utara Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada kedalaman 7 kilometer," ujarnya.
Irwan Slamet menyampaikan bahwa dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar Kolaka South 1.
Irwan Slamet mengungkapkan bahwa berdasarkan estimasi peta guncangan atau shakemap dan laporan masyarakat, gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Lasalepa dan Watopute Kabupaten Muna, serta Kecamatan Kusambi Kabupaten Mubar dengan skala intensitas II-III MMI.
"Atau getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan digantung bergoyang, dan getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk yang berlalu," ungkap Irwan Slamet.
Ia menjelaskan jika hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan dari dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.
"Hingga pukul 20.15 Wita, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya kejadian gempa bumi susulan," jelasnya.
Irwan Slamet menambahkan, pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat hanya menerima informasi dari media atau kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.
BMKG memastikan hingga pukul 20.15 Wita belum terpantau adanya gempa susulan dan belum menerima laporan kerusakan akibat kejadian tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.