Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
Pemerintah resmi terbitkan SEB implementasi KBLI 2025. Simak panduan perizinan berusaha berbasis risiko untuk kepastian investasi dan kemudahan izin usaha.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (kanan) berjabatan tangan seusai membuka Sekretariat Bersama (Sekber) Partai Gerindra - PKB di Jakarta, Senin (23/1/2023). Pembukaan Sekber tersebut untuk mempererat koalisi kedua partai dalam upaya pemenangan Pemilu 2024. ANTARA FOTO/Reno Esnir/nym.
Harianjogja.com, JAKARTA— Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan koalisi antara partainya dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sangat solid, meski ada ancaman koalisi bubar dari pihak Cak Imin.
Sebagai informasi, Partai Gerindra dan PKB sudah mendeklarasikan koalisi bersama sejak Agustus 2022. Belakangan, mereka menyebut diri sebagai Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).
"Ya, insya Allah ini koalisi paling solid ya," ujar Habiburokhman menepis isu KKIR terancam bubar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (17/3/2023).
Dia mengakui belakangan berkembang wacana duet antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk jadi pasangan calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres).
Habiburokhman menjelaskan, penentuan capres-cawapres KKIR sepenuhnya ada di tangan Prabowo dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, sesuai piagam kerja sama yang sudah ditandatangani kedua partai.
"Soal penentuan [capres-cawapres], tentu merupakan domain Pak Prabowo dengan Gus Muhaimin Iskandar. Beliau berdua lah yang akan menentukan dan akan mengumumkan," jelas anggota Komisi III DPR itu.
BACA JUGA: Tol Jogja Bawen Terdiri dari Enam Seksi dan Dibangun Simultan
Lebih lanjut, Habiburokhman mengatakan keduanya juga akan menimbang berbagai masukan dan wacana yang berkembang di masyarakat.
"Berbagai masukan dan informasi tentu berdua paham dan elaborasi. Kita tunggu saja," ungkapnya.
Ancaman Cak Imin
Sebelumnya, Cak Imin menegaskan koalisi antara partainya dengan Partai Gerindra akan bubar jika Ganjar dipilih cawapres untuk Prabowo.
Cak Imin menegaskan bahwa PKB tak tertarik untuk mengusung duet Prabowo-Ganjar sebagai capres dan cawapres.
Dia bahkan mengatakan koalisi Gerindra-PKB akan bubar meski sudah menandatangani piagam bersama pada Agustus 2022.
"Ya berarti koalisinya bubar dong [kalau Ganjar jadi cawapres Prabowo]. Ya toh?" ujar Cak Imin di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Kamis (16/3/2023).
Meski begitu, dia menggarisbawahi bahwa hingga kini koalisi antara Gerindra-PKB masih solid. Bahkan, klaimnya, belum ada alternatif nama capres dan cawapres lain yang muncul selain dirinya dan Prabowo dalam rapat antara kedua partai.
"Sampai hari ini solid. Bahkan usulan pasangan baru alternatif belum pernah muncul dalam rapat-rapat kita dengan Gerindra," ungkap Wakil Ketua DPR itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Pemerintah resmi terbitkan SEB implementasi KBLI 2025. Simak panduan perizinan berusaha berbasis risiko untuk kepastian investasi dan kemudahan izin usaha.
Daftar 10 browser dengan VPN bawaan gratis dan penjelasan perbedaannya dengan VPN mandiri untuk keamanan internet.
Pemadaman listrik tidak merusak baterai EV, tetapi dapat mengganggu proses pengisian. Teknologi V2H jadi solusi baru.
Skotlandia menghadapi Maroko dalam laga krusial Grup C Piala Dunia 2026. Satu poin bisa membawa Tartan Army semakin dekat ke babak 32 besar.
Prabowo minta Erick Thohir benahi kompetisi sepak bola nasional demi memperkuat Timnas Indonesia menuju level dunia.
Ai Ogura mengejutkan dengan rekor lap Brno di Practice MotoGP Ceko 2026, mengalahkan Bezzecchi dan Marquez dalam sesi ketat.