Advertisement

Turki Berharap Gencatan Senjata Rusia-Ukraina Diperpanjang

Erta Darwati
Minggu, 08 Januari 2023 - 23:37 WIB
Sunartono
Turki Berharap Gencatan Senjata Rusia-Ukraina Diperpanjang PERANG RUSIA VS UKRAINA. Pasukan militer Rusia menembakkan Rudal ke wilayah Ukraina - The Moscow Times.

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Juru bicara (jubir) Presiden Turki, Ibrahim Kalin, pada Sabtu (7/1/2023) mengatakan jika negaranya berharap gencatan senjata yang diumumkan oleh Rusia di sepanjang garis pertempuran di Ukraina diperpanjang.

Ia menegaskan bahwa Ankara siap mengerahkan upaya maksimal untuk melancarkan dialog guna menghentikan permusuhan antar kedua negara. “Menurut pendapat kami, gencatan senjata [seharusnya] tidak [hanya] berlaku selama 36 jam tetapi harus lebih lama," kata Kalin.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Akan tetapi, Kalin menegaskan belum adanya keputusan bersama terkait kebuntuan antar pihak-pihak yang berkonflik. "Belum ada keputusan bersama tentang masalah tersebut oleh pihak-pihak yang mengindikasikan jalan buntu bagi pihak yang berkonflik,” kata Kalin mengutip dari saluran TV A Haber.

BACA JUGA : Erdogan Desak Rusia Hentikan Invasi ke Ukraina

Kalin mengatakan bahwa dalam waktu dekat Turki akan melanjutkan upaya memastikan gencatan senjata di sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporozhye. 

“Ankara berupaya mencegah bentrokan dan kecelakaan di zona itu,” lanjutnya, seperti dikutip dari TASS, Minggu (8/1/2023).

Juru bicara (jubir) kepresidenan tersebut juga menyampaikan bahwa tidak mengesampingkan Ukraina bergabung dalam gencatan senjata.

Selain itu juga tidak mengesampingkan kemungkinan pertemuan antara negosiator dari kedua belah pihak, dan mengulangi konsultasi Istanbul pada Maret lalu.

Menurutnya, konflik berlanjut penuh dengan kehancuran dan korban baru, serta gagasan dialog harus didukung baik oleh Rusia dan Ukraina dan NATO serta AS.

BACA JUGA : Rusia dan Ukraina Disebut Saling Tukar 200 Tawanan

Sebelumnya, dikabarkan jika Rusia melakukan gencatan senjata menyusul peringatan hari natal di negaranya yang berlangsung pada 7 Januari 2023 kemarin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Puluhan Santri se-DIY Pamerkan Produk UMKM

Bantul
| Minggu, 05 Februari 2023, 23:37 WIB

Advertisement

alt

Simak! Ini 10 Gunung Termegah di Dunia

Wisata
| Minggu, 05 Februari 2023, 22:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement