Advertisement
Peramal Sebut Perang Dunia III Tengah Dipersiapkan, 2023 Dunia Kacau
Arsip - Tim penyelamat bekerja di lokasi bangsal bersalin sebuah rumah sakit yang dihancurkan oleh serangan rudal Rusia, saat serangan mereka ke Ukraina berlanjut, di Vilniansk, wilayah Zaporizhzhia, Ukraina, 23 November 2022. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, SOLO - Sebuah ramalan berusia 400 tahun menyebut jika dunia akan kacau ketika banyak negara berperang. Seperti diketahui, perang Rusia dan Ukraina belum juga mereda. Padahal, keduanya sudah berkonflik sejak Februari 2022 lalu.
Tak lama setelahnya, giliran Asia yang terancam perang besar. Hubungan antara China dan Taiwan kembali meningkat belakangan.
Advertisement
Bukan hanya dua negara Asia yang dibikin runyam. Belakangan Korea Utara juga rutin menembakkan rudal ke arah Korea Selatan dan Jepang karena makin mesra dengan Washington.
BACA JUGA : Update Perang Rusia vs Ukraina 28 Desember 2022
Bisa dikatakan, sebagian konflik yang terjadi memang karena unsur campur tangan AS. Sebagai negara pemasok senjata terbesar dunia, AS dituding menginginkan perang agar produksi senjata buatan mereka laku keras dan menghasilkan cuan besar.
Namun sayang, konflik yang terjadi justru membawa ketidakseimbangan untuk dunia secara keseluruhan. Nostradamus, seorang peramal Prancis yang meninggal pada tahun 1566 membuat ramalan yang bikin bergidik.
Sang peramal memprediksi pertempuran di Ukraina akan menimbulkan konflik yang lebih luas. Kekacuan mungkin juga berlaku untuk perselisihan yang sedang berlangsung antara China dan Taiwan. Konflik keempat negara tersebut, menurutnya, akan menghasilkan perang besar yang mengerikan.
Bahkan sang peramal berani menyinggung soal Perang Dunia III. Bukan hanya itu, Nostradamus juga memprediksi jika kekacuan lain akan menyambangi bumi.
BACA JUGA : Ukraina Sambut Ajakan Damai Vladimir Putin
Beberapa di antaranya adalah munculnya kanibalisme. Namun tidak dijelaskan apakah akan muncul kelaparan besar sebelum datangnya kanibalisme tersebut. Ia juga meramalkan jika seorang Paus akan menggantikan Fransiskus tahun depan. Akan tetapi buruknya, Paus yang baru ini akan menimbulkan banyak kontroversi yang menambah kekacuan dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Menteri HAM: Menolak Program MBG Bertentangan dengan HAM
- Bandar Narkoba Koko Erwin Jadi Tersangka Suap ke Eks Kapolres Bima
- Pajak dan BBM Meroket, Krisis Ekonomi Lebanon Ramadan 2026 Mencekik
- Istri AKBP Didik, Miranti Afriana Positif Narkoba
- Eks Kapolres Bima Kota Dipecat usai Terbukti Terlibat Kasus Narkoba
Advertisement
Manunggal Raharja Jadi Rumah Besar Data Kemiskinan di DIY
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Mudik Lebaran 2026 Diperkirakan Tembus 144 Juta Orang
- PLN Salurkan Bantuan Banjir Gubug dan Pulihkan Listrik Warga
- Bonus Juara Porda DIY Sleman Disalurkan lewat Hibah KONI
- Manfaat Kopi Hitam untuk Kesehatan Jantung, Ini Kata Dokter
- Pemkot Jogja Bersihkan Sampah di Eks Kios Terban
- Astra Motor Berdayakan KWT Sleman untuk Penguatan Ekonomi Desa
- Bantul Siapkan Parkir Nontunai di 27 Titik Mulai Maret
Advertisement
Advertisement





