Advertisement

Kabar Gembira! Vaksin Demam Berdarah Ditemukan, Bekerja dalam 6 Jam

Widya Islamiati
Selasa, 15 November 2022 - 19:27 WIB
Bhekti Suryani
Kabar Gembira! Vaksin Demam Berdarah Ditemukan, Bekerja dalam 6 Jam Ilustrasi-nyamuk demam berdarah - Foxnews

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI telah mengeluarkan izin edar untuk Vaksin Dengue dengan nama Qdenga.

Vaksin ini merupakan vaksin untuk mencegah penyakit dengue juga demam berdarah.

Advertisement

Selayaknya vaksin, maka vaksin inipun bukan untuk mengobati pasien demam berdarah, melainkan bersifat mencegah paparan virus demam berdarah.

Sedangkan, untuk mengobati pasien, dibutuhkan obat khusus untuk pengobatan. Kabar baiknya, peneliti Singapura menyebutkan, obat untuk penyakit ini akan segera rampung dan dirilis.

Mengutip laman Channelnewsasia, obat ''super ampuh' demam berdarah ini sudah melalui berbagai tahap penelitian dan diharapkan akan masuk ke dalam tahap uji klinis selama 18 hingga 24 bulan kedepan.

Untuk sampai di tahap uji klinis ini, Direktur National University of Singapore Professor Paul MacAry dan timnya dari Immunology Translational Research Program di National University of Singapore Yong Loo Lin School of Medicine (NUS Medicine) sudah melewati 10 tahun masa penelitian yang dimulai sejak tahun 2012 lalu.

“Apa yang kami coba lakukan adalah menghentikan orang-orang dari manifestasi penyakit demam berdarah yang paling parah,” kata MacAry.

BACA JUGA: Tersangka Ajak Damai Keluarga Siswa Korban Atap Runtuh di Gunungkidul

Obat 'super ampuh' dijabarkan merupakan antibodi yang diberikan pada pasien demam berdarah dengan cara disuntikkan. 

Mengapa super ampuh? Karena virus demam berdarah dalam tubuh pasien akan dibunuh dalam waktu enam jam setelah antibodi disuntikkan. 

"Obat kami dirancang untuk dimasukkan ke dalam darah pasien yang terinfeksi, dan itu akan masuk ke virus, mengikatnya dan membunuhnya (dalam waktu enam jam)," Jelas MacAry.

Kemudian, pasien akan dapat melakukan aktivitas seperti biasa kembali. Selain itu, MacAry juga mengklaim bahwa obat tersebut dapat menghentikan nyamuk menyebarkan virus. 

Hal ini lantaran antibodi mengikat virus dan menghentikan nyamuk agar tidak menginfeksi virus demam berdarah menggigit manusia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

alt

Heroik! Empat Santri Magetan Tenggelam di Pantai Parangtritis Berhasil Diselamatkan

Bantul
| Minggu, 25 Februari 2024, 19:07 WIB

Advertisement

alt

Melihat Kemeriahan Cap Go Meh di Kelenteng Sijuk

Wisata
| Sabtu, 24 Februari 2024, 22:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement