Harga Emas Antam Hari Ini 15 November 2024 Naik Tipis, Rp1.470 Juta per Gram
Harga emas Antam pada perdagangan hari ini, Jumat (15/11/2024) terpantau mengalami kenaikan dibandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) bergandengan tangan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae In (kanan)./Ist-Reuters
Harianjogja.com,JAKARTA -- Peringatan adanya serangan udara dikeluarkan di pulau terpencil di Korea Selatan, usai Korea Utara meluncurkan tiga rudal balistik ke lepas pantai selatan, pada Rabu (2/11/2022).
BACA JUGA : Tragedi di Korea Selatan, 355 Orang Dilaporkan Hilang
Peluncuran rudal balistik Korea Utara dilakukan beberapa jam setelah Pyongyang menuntut Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan untuk menghentikan latihan militer bersama.
Korea Utara menegaskan bahwa latihan militer tersebut sebuah bentuk provokasi militer dan tak dapat ditoleransi.
Peluncuran rudal Korea Utara ke pantai Korea Selatan tersebut juga dilaporkan oleh penjaga pantai di Jepang.
Kepala Staf Gabungan Korea Selatan menyampaikan bahwa pihaknya telah mengeluarkan peringatan adanya serangan udara ke Pulau Ulleung pada saat waktu peluncuran rudal.
Penjaga pantai Jepang menceritakan bahwa satu rudal mendarat 26 km di selatan garis Bbtas Utara, di perbatasan maritim antar Korea yang menjadi sengketa.
Rudal tersebut mendarat hanya 57 km dari Kota Sokcho di Korea Selatan, di pantai timur, dan 167 km dari Ulleung, seperti dilansir dari the Guardian pada Rabu (2/11/2022).
Atas serangan itu, Yonhap menyampaikan laporan dari seorang pejabat Ulleung, bahwa karyawan di daerah tersebut dievakuasi ke ruang bawah tanah saat peringatan serangan berbunyi.
Diketahui, bahwa AS dan Korea Selatan melakukan latihan militer bersama dengan operasi yang disebut "Vigilant Storm".
Latihan tersebut adalah latihan udara militer gabungan terbesar dengan ratusan pesawat tempur dari kedua negara yang melakukan serangan tiruan selama 24 jam, dilansir dari Channel News Asia.
Setelah kabar latihan militer itu terdengar oleh Korea Utara, Pyongyang kemudian memberi peringatan ke Washington dan Seoul.
Pihak Pyongyang menyebut latihan itu sebagai bentuk provokasi yang dapat memancing tindakan lebih lanjut yang lebih kuat, dan memicu ketegangan.
Orang kepercayaan Kim Jong-un, yaitu Pak Jong-chon juga mengatakan bahwa latihan militer antara Korea Selatan dan AS sesuatu yang agresif dan provokatif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Harga emas Antam pada perdagangan hari ini, Jumat (15/11/2024) terpantau mengalami kenaikan dibandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya.
Viral perempuan bongkar dugaan perselingkuhan suami lewat data misterius pada timbangan pintar atau smart scale di rumahnya.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.