Advertisement

Duh, Serangan Proyektil Hantam Kapal Kargo di Selat Hormuz

Newswire
Rabu, 11 Maret 2026 - 18:37 WIB
Abdul Hamied Razak
Duh, Serangan Proyektil Hantam Kapal Kargo di Selat Hormuz Sebuah rudal diluncurkan dari sebuah kapal perang selama latihan militer Iran. (ANTARA/Anadolu - am.)

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA — Situasi keamanan di jalur pelayaran global kembali mencekam setelah sebuah kapal pengangkut curah dilaporkan terkena hantaman proyektil misterius di Selat Hormuz pada Rabu (11/3/2026) dini hari.

Laporan darurat ini diterima oleh United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO), pusat operasi keamanan maritim milik Angkatan Laut Inggris, yang terus memantau pergerakan armada komersial di kawasan konflik tersebut.

Advertisement

Insiden ini menambah daftar panjang ancaman maritim di Selat Hormuz yang hanya berselang beberapa jam setelah kejadian serupa menimpa kapal lain di titik koordinat yang berdekatan.

Berdasarkan data teknis, serangan terjadi sekitar 50 mil laut atau setara 93 kilometer di sebelah barat laut Ras Al Khaimah, Uni Emirat Arab (UEA). Kapten kapal langsung memberikan sinyal bahaya kepada badan pemantau internasional guna mengoordinasikan langkah penyelamatan lebih lanjut.

Meski hantaman proyektil tersebut menimbulkan ketegangan luar biasa, seluruh awak kapal dilaporkan berhasil selamat tanpa cedera. Hingga saat ini, belum ditemukan adanya kebocoran muatan yang berpotensi merusak ekosistem lingkungan laut, menurut rilis resmi dari UKMTO.

Aparat berwenang kini tengah menggelar penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi asal-usul serangan, sembari mengeluarkan peringatan keras agar seluruh kapal yang melintas meningkatkan kewaspadaan.

Rentetan peristiwa ini merupakan dampak langsung dari eskalasi militer yang melibatkan serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran sejak akhir Februari lalu.

Kawasan Selat Hormuz sendiri merupakan urat nadi energi dunia yang menyalurkan sekitar 20 juta barel minyak per hari, sehingga gangguan apa pun di jalur ini akan langsung memicu gejolak harga komoditas energi. Konflik bersenjata yang telah merenggut ribuan nyawa ini diprediksi akan terus mengganggu stabilitas logistik global jika ketegangan di wilayah tersebut tidak segera mereda

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

42 Masjid di Sleman Dibuka 24 Jam untuk Pemudik Lebaran

42 Masjid di Sleman Dibuka 24 Jam untuk Pemudik Lebaran

Sleman
| Rabu, 11 Maret 2026, 20:07 WIB

Advertisement

Catat! Ini Daftar Hari Libur dan Hari Besar April 2026

Catat! Ini Daftar Hari Libur dan Hari Besar April 2026

Wisata
| Kamis, 05 Maret 2026, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement