Advertisement

PLN Peduli Gandeng UNS Lestarikan Kebudayaan

Media Digital
Minggu, 09 Oktober 2022 - 09:27 WIB
Budi Cahyana
PLN Peduli Gandeng UNS Lestarikan Kebudayaan Pagelaran Karya Cipta Tari Khas Daerah yang digelar oleh PUI Javanologi, Jumat (7/10). - Istimewa

Advertisement

SURAKARTA - PLN Peduli berkolaborasi dengan Pusat Unggulan Iptek (PUI) Javanologi UNS untuk mendukung kelestarian budaya dengan menyelenggarakan Program Sekolah Budaya yang diwujudkan dengan pendampingan untuk Masyarakat, Pemda dan organisasi yang berminat dalam penciptaan seni. Pendampingan ini berupa pelatihan tari, penciptaan sebuah icon berbasis seni dan budaya yang sudah ada maupun yang belum ada dimasyarakat.

Dalam sambutannya pada acara Pagelaran Karya Cipta Tari Khas Daerah yang digelar oleh PUI Javanologi, Jumat (7/10), General Manager PLN Distribusi Jawa Tengah dan DIY, Wahyu Jatmiko mengungkapkan bahwa peran serta PLN diwujudkan melalui bantuan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pada PUI Javanologi UNS.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

"Semoga kolaborasi PLN Peduli dengan UNS berupa bantuan dana untuk Program Sekolah Budaya ini dapat menjadi sebuah Media pembelajaran sebagai bentuk re-orientasi pembelajaran modern berbasis 4.0, serta tentunya Membangun Sumber Daya Manusia yang unggul dan professional melalui penanaman karakter nilai kebudayaan dalam seni tari dan peran." jelas Jatmiko.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PUI Javanologi, Prof Sahid Teguh Widodo juga nengungkapkan bahwa pihaknya berterimakasih atas bantuan PLN dan berharap semoga hasil yang telah terwujud dari kolaborasi PLN dengan pihaknya dapat bermanfaat bagi kelestarian budaya.

"Kami sangat berterimakasih atas bantuan PLN sehingga kami dapat melakukan pendampingan pada 3 pemerintah daerah yaitu Pemerintah Kabupaten Magetan, Pemerintah Kabupaten Sragen, Pemerintah Kabupaten Grobogan serta 1 komunitas seni di Surakarta dan kami juga berharap semoga hal ini dapat bermanfaat bagi kelestarian kebudayaan." jelas Sahid.

Sahid menambahkan bahwa dengan dana bantuan dari PLN pihaknya dapat melakukan pendampingan sehingga tercipta seni tari baru, yaitu Tari Tirtayatra Sarangan dari Pemkab Magetan, Tari Bledug Kuwu dari Pemkab Grobogan, Tari Eksotika Kemukus dari Pemkab Sragen dan terakhir Tari bertajuk Membelah Kabut yang dikembangkan oleh komunitas seni di Surakarta.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini: Kecuali Bantul, Siang Ini Semua Wilayah Hujan

Jogja
| Senin, 05 Desember 2022, 10:07 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement