Advertisement
Perubahan Regulasi Tingkatkan Kualitas Pemilu
Bedah buku Historia Pengawasan Pemilu di Bumi Gemilang di kantor Bawaslu Kabupaten Magelang, Jumat (5/8/2022). - Harian Jogja/Nina Atmasari
Advertisement
Harianjogja.com, MAGELANG-- Perubahan regulasi pemilihan umum (pemilu) mempengaruhi kualitas penyelenggaraan pemilu menjadi semakin baik.
Hal itu diungkapkan Ketua KPU Kabupaten Magelang, Afifuddin saat bedah buku Historia Pengawasan Pemilu di Bumi Gemilang di kantor Bawaslu Kabupaten Magelang, Jumat (5/8/2022).
Advertisement
Afifuddin yang merupakan mantan Ketua Panwaslu Kabupaten Magelang tahun 2008 menjelaskan tentang sejumlah perubahan regulasi pemilu selama ia menjabat Panwaslu. "Kami [Panwaslu 2008] dibentuk tengah tahapan Pilgub Jateng, tahun 2008. Perjalanan kinerja kami luar biasa," katanya.
Baca juga: Nakes Diimbau Segera Booster Kedua, Masyarakat Umum Diminta Sabar Dulu
Ia mencontohkan salah satu yang harus dihadapi adalah aturan perdebatan rentang waktu penetapan peserta pemilu dengan tahapan kampanye. Di rentang ini apakah boleh kampanye atau tidak, itu jadi perdebatan. "Ini gambarkan dinamika perubahan regulasi mempengaruhi kualitas penyelenggaraan pemilu menjadi semakin baik," katanya.
Pelopor Panwaslu Kabupaten Magelang 2004, Saefudin mengatakan pada masanya, Panwaslu adalah adhoc atau bersifat sementara. Panwaslu dahulu pernah didatangi oleh LSM atau ormas lain atau underbound partai karena administrasi tidak masuk ke KPU, mereka demo di Panwas.
"Kita dulu kondusif tapi ada coretan sejarah, kasus di penggunaan hak pilih yang ganda, itu dari laporan masyarakat untuk minta ditindaklanjuti sampai proses karena ranah tindak pidana maka arahkan sampai ke pengadilan. Itu bisa berikan efek jera," katanya.
Ia berharap Bawaslu bisa memiliki siung atau taring dalam melaksanakan tahapan pemilu, yakni memiliki kekuatan untuk ikut menegakkan keadilan dalam pemilu.
Baca juga: RSJD Surakarta Terbakar, Dua Orang Dikabarkan Meninggal
Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, M. Habib Shaleh mengungkapkan buku Historia Pengawasan Pemilu di Bumi Gemilang disusun menggunakan metode historis fenomenologis, yakni mencari bukti sejarah hasil pengawasan akhir. Banyak catatan sejarah kisah heroik terekam di sejarah dalam bentuk berita.
"Bawaslu lakukan wawancara dengan tokoh-tokoh yang lain. Lalu kita tarik garis dari 2004 sampai 2019, kami hanya titik kecil, bagian kecil dari perjalanan panjang Bawaslu Kabupaten magelang. Banyak hal yang luar biasa heroik pemilu 2008 dan tidak banyak orang tahu," katanya.
Ia mengungkapkan tantangan pemilu luar biasa di era sekarang. Selain pengawasan di lapangan, juga adanya perubahan regulasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
Advertisement
Libur Lebaran, Polisi Siapkan Jalur Satu Arah di Parangtritis
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kecelakaan Pemudik di Tol Semarang-Solo, Dua Penumpang Luka
- Brigade Joxzin Bagikan Ratusan Paket Takjil di Palbapang Bantul
- Libur Lebaran, Mas Marrel Minta Wisatawan Ikut Jaga Kebersihan Jogja
- Prabowo Akan Terapkan WFH untuk Hemat BBM, Ini Pendapat Ekonom
- Antisipasi Mudik, Pertamina Tambah LPG 3 Kg di Jateng-DIY
- Gempa M4,3 Sukabumi Picu Kepanikan Warga Cianjur
- Mallorca Tekuk Espanyol 2-1, Amankan Posisi dari Zona Degradasi
Advertisement
Advertisement








