iOS 27 Rilis: iPhone 11 Dapat, tapi Tak Semua Fitur AI
iOS 27 resmi rilis. Cek daftar iPhone yang kebagian, fitur Siri AI, Apple Intelligence, cara instal, dan perbedaan dukungan tiap model.
Wisatawan mengunjungi Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (14/1/2022). /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, MAGELANG — Komunitas Masyarakat Budaya Brayat Panangkaran Borobudur Kabupaten Magelang akan menggelar Kirab Budaya, pada Minggu (31/7/2022) malam.
Kirab Budaya itu berupa membentangkan kain sepanjang ratusan meter itu akan dimulai dari Jalan Medangkamulan menuju pelataran Candi Borobudur.
"Kirab Budaya itu dengan membawa tumpeng, keris (Pusaka), kain putih dan lilin menuju pelataran Candi Borobudur," kata tokoh budaya Brayat Panangkaran Borobudur, Sucoro, dikutip dari laman resmi Pemkab Magelang, Kamis (28/7/2022).
Menurutnya, semua benda yang akan diarak itu memiliki nilai makna luhur, seperti tumpeng merupakan kependekan dari tumapaking penguripan-tumindak lempeng tumuju Pangeran yang artinya sebagai simbol kepekaan dalam menapak perjalanan hidup yang lurus menuju kesempurnaan.
Sedangkan keris merupakan senjata yang mempunyai 'Ruh Spiritual' atau sering disebut sebagai 'Pamor'. Keris dihormati dan dianggap memiliki kekuatan yang magis.
"Kain putih diartikan sebagai lambang kesucian dan lilin simbol semangat dan penerangan jalan," jelas Sucoro.
Dijelaskan Sucoro, Bulan Suro banyak pihak mengartikan sebagai penyatuan. Perspektif Islam Jawa, kata Suro berasal dari kata Asyura dalam bahasa Arab yang berarti 10. Pola peringatan Tahun Baru Hijriah yang secara resmi dilakukan oleh masyarakat Jawa pada Pemerintahan Sultan Agung tersebut terus menjadi tradisi hingga sekarang.
Akulturasi budaya Jawa dan Islam yang telah menjadi tradisi tersebut menitikberatkan pada ketenteraman batin dan keselamatan jiwa. Oleh karenanya, pada malam Satu Suro biasanya selalu diselingi dengan pembacaan doa dari semua umat yang hadir merayakannya.
"Itu dengan tujuan untuk mendapatkan berkah dan menangkal datangnya marabahaya," urainya.
Diungkapkan Sucoro, olah laku budaya Suran biasanya dilakukan menjelang atau setelah magrib tersebut juga sering dilakukan dengan mubeng beteng atau mengelilingi benteng keraton. Konsep mubeng beteng keraton tersebut sama dengan konsep pradaksina yaitu berjalan kaki searah jarum jam. Yang secara batin perjalanan tersebut bersifat menuju kesempurnaan hidup untuk terus bersikap eling (ingat) dan waspada. Eling di sini memiliki arti manusia harus tetap ingat siapa dirinya dan dimana kedudukannya sebagai ciptaan Tuhan. Sementara waspada berarti manusia juga harus terjaga dan waspada dari godaan yang menyesatkan.
Mahakarya Candi Borobudur, yang dibangun oleh Dinasti Raja Wangsa Syailendra pada abad ke-8 Masehi. Candi Borobudur terbukti menjadi karya agung, monumen persembahan suci umat manusia kepada Tuhannya. Inspirasi yang diperoleh melalui laku itu telah mewujudkan dirinya menjadi persembahan suci sebagai Pusaka, Pustaka dan Pujangga bagi peradaban manusia.
"Kami mencoba menerjemahkan pesan-pesan nenek moyang itu melalui kegiatan Budaya Peringatan 1 Suro bertema 'Mengembalikan Nilai Spiritual Borobudur Melalui Tradisi'" paparnya.
Sebagai puncak dari acara ini adalah Kenduri Budaya, dengan maksud untuk melestarikan dan mengembangkan potensi budaya lokal di daerah kawasan Borobudur dan sekitarnya sehingga menjadi sebuah pementasan yang apik. Meningkatkan jumlah kunjungan wisata kawasan Borobudur utamanya wisata malam hari.
"Menjadikan Ruwat Rawat Borobudur sebagai ruang komunikasi budaya yang diharapkan dapat mensinergikan seluruh komponen stakeholder wisata, travel wisata, pelaku wisata, budayawan lokal, nasional dan mancanegara, serta pemerintah," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
iOS 27 resmi rilis. Cek daftar iPhone yang kebagian, fitur Siri AI, Apple Intelligence, cara instal, dan perbedaan dukungan tiap model.
Serah terima jabatan Menkeu berlangsung singkat. Purbaya hanya menyampaikan 57 kata sebelum menyerahkan jabatan kepada Suahasil Nazara.
Pemkot Jogja mengembangkan Bang Kosim untuk memperkuat ekosistem industri kreatif dan mengoptimalkan layanan desain serta manufaktur kreatif.
Operasi SAR pencarian 8 wartawan dan 3 kru kapal di Selat Sunda diperpanjang hingga 17 September 2026 setelah tujuh hari belum membuahkan hasil.
Forum LSP Politeknik Indonesia kembali menggelar Pertemuan Tahunan Ke-6 di Yogyakarta pada 3–6 September 2026.
Sultan berharap Kelok 23 tak hanya menjadi jalur alternatif, tetapi juga membuat wisatawan memperpanjang lama tinggal di DIY.